upah.co.id – Hemorrhoid atau ambeien merupakan kondisi di mana pembuluh darah di anus dan rektum membengkak dan menyebabkan rasa nyeri serta pendarahan di anus.

Nah, saat seseorang mengalami ambeien , biasanya banyak yang menyarankan agar dia mengonsumsi makanan dengan banyak serat.

Namun, makanan dengan serat seperti apa yang cocok bagi penderita ambeien?

Apalagi, serat sendiri dibagi ke dalam dua jenis, yaitu serat larut dan tidak larut.

Dilansir dari WebMD, serat larut merupakan serat yang dapat larut dalam air untuk membentuk cairan mirip gel.

Serat seperti inilah yang akan membantu tinja melunak, terbentuk dengan baik, dan mudah dikeluarkan, tidak membuat kita sembelit.

Sementara itu, serat tidak larut merupakan serat yang tidak dapat terurai, membantu berbagai hal masuk dan keluar sistem, serta menyeimbangkan zat kimia dalam usus.

Nah, makanan yang diklaim berserat tinggi biasanya memiliki kedua jenis serat ini.

Lebih lanjut, WebMD menyarankan agar kita mengonsumsi sekitar 25-30 gram serat per harinya, dengan tiga per empatnya merupakan serat larut.

Namun perlu diketahui, mengonsumsi serat terlalu banyak dalam waktu yang cepat dapat membuat perut kembung.

Jadi, sebaiknya konsumsi makanan berserat sedikit demi sedikit jika belum terbiasa.

Lalu, kita juga perlu meminum banyak air, sekitar delapan hingga 10 gelas besar per harinya untuk membuat tubuh terbiasa dengan serat tersebut.

Makanan berserat untuk penderita ambeien

Nah, untuk rekomendasi makanan mengandung serat bagi penderita ambeien, berikut contohnya.

  • Kacang-kacangan dan lentil

Rekomendasi makanan mengandung serat bagi penderita ambeien pertama adalah keluarga legume.

Setengah cangkir kacang-kacangan seperti kacang merah atau kacang hitam saja sudah mencakup sekitar sepertiga dari target asupan harian serat.

Kacang-kacangan jenis ini biasanya memiliki sekitar tujuh hingga 10 gram serat, baik larut dan tidak larut, tergantung pada varietas yang dipilih.

Selain itu, 20 kacang almond atau pecan memiliki sekitar tiga gram serat, begitu pula setengah cangkir edamame yang hanya memiliki sekitar setengah kalori.

  • Grain atau biji-bijian

Selain kacang-kacangan, grain juga bisa jadi makanan berserat yang cocok bagi penderita ambeien.

Jadi, gantilah roti putih dan pasta kita dengan varian produk yang dibuat dengan tepung whole-grain, buckwheat, tepung jagung, atau gandum hitam untuk meningkatkan jumlah serat tidak larut.

Oat dan barley pun bisa membuat kita mendapatkan serat larut juga.

Jadi mulai saat ini, perbanyak konsumsi oatmeal instan untuk sarapan yang memiliki serat dua kali lipat lebih banyak dan rendah kalori.

Lalu untuk camilan, makan saja popcorn tanpa mentega dan taburkan dedak atau bibit gandum pada salad dan sup.

  • Buah dan sayuran

Makanan berserat untuk penderita ambeien berikutnya adalah buah dan sayuran, seperti apel, pear, plum, dan kentang yang bisa dikonsumsi dengan kulitnya.

Untuk diketahui, kulit-kulit tersebut mengandung serat tak larut dan flavonoid yang dapat membantu mengendalikan pendarahan pada ambeien.

Flavonoid juga dapat kita peroleh dari buah berwarna cerah seperti buah bery dan anggur dan sayuran berdaun gelap seperti kale.

Lalu, pastikan agar buah dan sayuran ini tetap utuh hingga kita siap untuk memakannya dan hindari memasaknya hingga warnaya memudar.

Satu porsi buah pun biasanya sudah memenuhi setidaknya 10 persen dari asupan serat harian, yaitu sekitar tiga hingga empat gram.

Sementara itu, secangkir sayuran hijau, brokoli, kubis Brussel, atau kacang hijau akan memberi kita serat sebanyak empat hingga lima gram.

Lalu, beberapa sayuran dan buah-buahan juga memiliki serat dan kandungan air yang cukup banyak sekaligus.

Misalnya saja, mentimun, seledri, paprika, dan semangka yang memiliki kandungan air sekitar 90 persen.

Jadi, biasakan untuk memasukkan buah atau sayuran ke makanan apa pun, seperti beri atau pisang dalam sereal, potongan apel di salad, bayam di telur dadar, atau zucchini parut dalam saus spageti.

Lalu, ganti camilan kita dengan buah-buahan kering seperti buah ara, aprikot, dan kurma.

Untuk dessert, kita juga bisa lho mengonsumsi buah segar, seperti strawberry.

Simak jawaban selengkapnya dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam. dr. Eka Ginanjar, Sp.Pd dalam tayangan berikut