upah.co.id – Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menguji pernyataan kelima tersangka kasus pembunuhan Brigadir J dengan alat uji kebohongan atau lie detector.

Uji kebohongan tersebut dilakukan guna untuk memastikan dan mengetahui lebih lanjut apakah pernyataan kelima tersangka tersebut benar ataukah mereka berbohong.

Keterangan soal uji kebohongan itu pun disampaikan langsung oleh Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi.

“Untuk menguji tingkat kejujuran tersangka dalam memberikan keterangan,” katanya, dikutip pada Selasa, 6 September 2022.

Lantas, seperti apa fakta pelaksanaan uji kebohongan terhadap kelima tersangka kasus tewasnya Brigadir J Tersebut? Berikut penjelasan yang telah dirangkum oleh Pikiran-Rakyat.com.

1. Bharada E jadi orang pertama

Pihak Kepolisian mengungkapkan bahwa Bharada E menjadi tersangka pertama yang telah menjalani uji kebohongan tersebut.

Setelah itu, disusul dengan Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf pada Senin, 5 September 2022, kemarin.

“Iya betul uji poligraf’. Hari ini RR (Ricky Rizal) dan KM (Kuat Ma’ruf),” ujarnya.

2. Digelar secara bergantian

Uji kebohongan terhadap kelima tersangka tersebut tak dilaksanakan dalam satu waktu sekaligus. Polri mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan uji kebohongan pada dua orang tersangka per satu hari.

“Iya terjadwal per hari dua orang,” ucapnya.

Diketahui, Polri menjadwalkan uji kebohongan pada tiga hari sekaligus, yaitu mulai dari Senin, 5 September hingga Rabu, 7 September 2022, mendatang.

3. Uji kebohongan untuk saksi

Tak hanya kelima tersangka pembunuhan Brigadir J saja, Polri juga akan mengikutsertakan asisten rumah tangga Putri dan Sambo yaitu Susi untuk turut mengikuti uji kebohongan .

Pasalnya, Susi sempat memberikan pernyataan soal adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.

“Jadwal ( uji kebohongan ) sampai hari Rabu. (Yang diuji) PC, saksi Susi, dan FS, sedangkan Bharada E sudah duluan (diuji),” tuturnya.

4. Hasil uji kebohongan tiga tersangka

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa Bharada E , Bripka RR dan Kuat Ma’ruf telah menjalani uji kebohongan terlebih dahulu.

Hasilnya pun telah keluar dan dibeberkan secara langsung oleh Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi.

Ia mengatakan bahwa ketiganya berkata jujur saat memberikan pernyataan kepada penyidik.

“Barusan saya dapat hasil sementara uji poligraf terhadap RE, RR dan KM, hasilnya no deception indicated alias jujur,” katanya.

5. Pertanyaan kunci

Dalam uji kebohongan tersebut, Andi Rian mengatakan bahwa pihaknya mengajukan sejumlah pertanyaan kunci terkait peran dari masing-masing tersangka.

Tentunya, pertanyaan yang diajukan kepada ketiga tersangka tersebut berbeda-beda. Meski demikian, Andi Rian tidak menjelaskan lebih lanjut soal pertanyaan apa saja yang pihaknya tanyakan tersebut.

“Hanya pertanyaan kunci, berbeda-beda pertanyaan sesuai peran masing-masing,” ujarnya.

Nantinya, hasil uji kebohongan terhadap kelima tersangka tersebut akan diserahkan oleh Polri sebagai pelengkap berkas perkara yang sebelumnya dinyatakan kurang lengkap oleh Kejaksaan Agung. ***