upah.co.id – Upaya seorang pria Singapura untuk bisa menemukan adik perempuannya setelah berpisah selama 50 tahun akhirnya membuahkan hasil.

Pria dalam kisah haru ini bernama Ling Kok Ong.

Dia terpisah dengan adiknya saat masih kecil.

Ling Kok Ong kini sudah menjadi kakek-kakek berusia 66 tahun.

Dilaporkan Harian Metro Malaysia , Ling Kok Ong telah dipertemukan kembali dengan adik perempuannya bernama Hamsiah Mohamad (58) setelah terpisah lebih dari 50 tahun pada Minggu (4/9/2022).

Reuni mereka merupakan hasil inisiatif dari Sekretaris Kehormatan Asosiasi Sejarah Malaysia Dungun, Wan Mohd Rosli Wan Ngah.

Kok Ong mengaku senang akhirnya dapat melacak adik perempuannya untuk memenuhi permintaan sang ibu.

Dia bercerita ibunya ingin melihat adiknya lagi yang telah terpisah dari keluarga sejak baru lahir.

“Meskipun kami terpisah, kami selalu mengingatnya dan itulah mengapa saya sangat berharap dapat melacaknya untuk memenuhi impian ibu saya. Kami sekeluarga, terutama ibu dan mendiang bapak, selalu ingat adik saya dan karena itu kami datang ke Terengganu (Malaysia) untuk mencarinya,” ujar Kok Ong.

Hamsiah diketahui diadopsi oleh pasangan Melayu setelah lahir. Pasangan itu mengadopsi Hamsiah karena saat itu belum dikaruniai anak.

Saat itu, keluarga Hamsiah dan Ling Kok Ong tinggal di Bukit Besi, Dungun, Malaysia.

Hamsiah berpisah ketika keluarganya kembali ke Singapura.

Kok Ong dan istrinya tiba di Dungun pada 17 Agustus 2022 dalam upaya untuk mencari adik perempuannya itu.

Dia sempat sedih ketika mendengar kabar bahwa keluarga angkat dari adiknya telah pindah dan ayah angkat adiknya telah meninggal.

Beruntung Kok Ong bertemu dengan Wan Mohd Rosli dan anggota Asosiasi Sejarah Malaysia Dungun, yang mau membantu mencarikan adiknya dan akhirnya membuahkan hasil.

“Beberapa anggota paguyuban mengenal keponakan Hamsiah dan dari sana, kami berhasil melacak adik perempuan saya yang sudah pindah ke Bukit Payong,” ucap Kok Ong.

Tidak pernah terpikirkan

Bagi Hamsiah yang kini menjadi ibu dari dua orang anak, tidak pernah menyangka bisa bertemu dengan anggota keluarganya setelah sekian lama berpisah.

“Saya baru tahu saya diadopsi ketika saya berusia 15 tahun dan saya benar-benar tidak berpikir saya akan melihat mereka (keluarga kandungnya) lagi karena saya tidak pernah mengenal mereka. Alhamdulillah, hari ini saya bisa bertemu salah satunya,” ungkap dia.

Dia juga menjelaskan bahwa meskipun dia adalah anak angkat, orang tua angkatnya merawatnya seperti dia adalah anak mereka sendiri.

Malaysia Peringati HUT ke 65 pada 31 Agustus di Lapangan Merdeka Kuala Lumpur