upah.co.id – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia ( AAJI ) melaporkan, total tertanggung industri asuransi jiwa mencapai 73,9 juta orang pada semester I-2022.

Jumlah tersebut tumbuh 19,1 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 62 juta orang tertanggung.

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon mengatakan, kenaikan total tertanggung dapat dilihat dari dua sisi.

Pertama kenaikan total tertanggung kumpulan sebesar 23,7 persen menjadi 51,96 juta orang pada setengah tahun 2022 ini.

“Hal ini mencerminkan membaiknya sektor ekonomi, sehingga permintaan akan perlindungan asuransi dari pelaku usaha untuk para karyawannya semakin meningkat,” kata dia dalam paparan kinerja industri asuransi jiwa, Selasa (6/9/2022).

Di sisi lain, ia menambahkan, total tertanggung perorangan meningkat jadi sebesar 21,94 juta orang.

Angka tersebut tumbuh 9,5 persen atau setara dengan peningkatan 1,91 juta orang secara tahunan.

“Hal ini merupakan bentuk kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya proteksi asuransi,” imbuh dia.

Banyak penipuan agen asuransi di luar sana membuat banyak masyarakat Indonesia mengalami trust issue (masalah kepercayaan) ketika ingin menyiapkan dana asuransi sejak usia muda. Padahal, dana asuransi maupun dana pensiun sangat penting dilakukan di usia muda, agar mendapatkan keamanan finansial di usia tua kelak. Apalagi, tak selalu potongan/iuran dana yang dipotong dari kantor bisa membuat kita hidup aman di hari tua nanti. Lalu, bagaimana cara mengenali agen asuransi dan dana pensiun yang terpercaya? Dan apa saja tips do & don’ts dalam memilih dana pensiun dan asuransi? Simak obrolan lanjutan mengenai asuransi dan pensiun bersama Meylis Maurent dan Niken Monica bersama dengan Metta Anggriani selaku Certified Financial Planner dalam Generasi Cuan episode 8 / part 3 di Kompas.com berikut ini. Host: Meylis Maurent Co-host: Niken Monica Desiyanti Video Editor: Andre Irwanto Videographer: Antonius Aditya Mahendra, Andreas Lukas Altobeli, Novan Astono Kreatif: Niken Monica Desiyanti Produser: Lusia Kus Anna & Meylis Maurent #generasicuan #penipuanasuransi #gagalbayarasuransi #asuransi #jenisasuransi #asuransijiwa #asuransikesehatan #asuransiumum #asuransikecelakaan #asuransiperjalanan #polis #kesehatan #masadepan #sakit #haritua #keuntunganasuransi #keuntungandanapenisun #danapensiun #dapen #pensiundini #pensiunmuda #pensiun #asetpensiun #investasi #properti #pns #asn #kebebasankeuangan #mengelolakeuangan #literasikeuangan #financialmanagement #financialfreedom #mettaanggriani #gayahidup #kompascom #jagacuanmu #jernihmelihatdunia #akuratterpercaya #kompasmoney

Budi mengungkapkan, kinerja tahun ini merupakan kali pertama penetrasi asuransi jiwa terhadap jumlah populasi penduduk Indonesia mencapai angka 8 persen.

Catatan tersebut menunjukkan, minat masyarakat kepada industri asuransi jiwa meningkat di tengah tantangan perlambatan ekonomi global dan kenaikan inflasi. Tantangan tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat terhadap produk asuransi jiwa.

Selanjutnya, Budi menambahkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perlindungan asuransi jiwa juga terlihat melalui pendapatan premi reguler yang meningkat sebesar 1,3 persen menjadi Rp 49,7 triliun pada semester I-2022

“Meskipun secara keseluruhan pendapatan industri asuransi jiwa tertekan, tetapi meningkatnya pendapatan premi regular mampu mengindikasikan, masyarakat semakin mengerti fungsi proteksi jangka panjang dari produk asuransi jiwa,” tutup Budi.