upah.co.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) terkait penyelenggaraan Formula E .

Wakil Gubernur DKI Jakarta , Ahmad Riza Patria meminta masyarakat berprasangka baik terhadap Pemprov Jakarta yang telah selesai menggelar ajang balap mobil listrik itu.

“Saya kira kita semua berprasangka baik terhadap Pemerintah DKI Jakarta yang melaksanakan Formula E ,” katanya kepada wartawan di DPRD Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa, 6 September 2022.

Tidak hanya itu, Ahmad Riza Patria juga meminta masyarakat untuk berprasangka baik kepada KPK . Menurut dia, KPK telah menjalankan tugas dan wewenangnya.

Ariza juga mengatakan bahwa Anies Baswedan akan memenuhi panggilan KPK besok.

“Kita juga senantiasa berprasangka baik pada KPK yang melaksanakan tugas fungsi dan kewenangannya,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK memanggil Anies Baswedan terkait dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Formula E Jakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pemanggilan itu dilakukan untuk melengkapi pengumpulan dan juga keterangan dalam rangka mencari dan menemukan adanya dugaan peristiwa pidana dalam kegiatan Formula E .

Ali mengatakan siapapun jika dibutuhkan keterangannya pasti kemudian akan dipanggil oleh KPK untuk memberikan keterangan yang ia ketahui.

“Tindakan ini tentu sebagai salah satu langkah KPK agar kami bisa mendapatkan gambaran utuh terkait dengan dugaan peristiwa pidana dimaksud,” katanya.

KPK lanjut Ali berharap Anies Baswedan untuk kooperatif hadir ke KPK . Kehadirannya dalam rangka menerangkan apa yang ia ketahui dalam rangka kelancaran proses penyelidikan yang sedang dilaksanakan.

Ali melanjutkan bahwa pemanggilan ini tetap mengedepankan prinsip-prinsip dan juga norma hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengakui telah menerima surat panggilan dari KPK . Ia diminta hadir pada Rabu 7 September 2022 besok. Anies mengatakan pemanggilan ini terkait penyelenggaraan Formula E Jakarta.

“Iya betul saya menerima surat pemanggilan untuk dimintai keterangan oleh KPK pada hari Rabu 7 September 2022 pagi,” katanya.***