upah.co.id – Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), unit usaha APRIL Group, Sihol Aritonang menargetkan 20 megawatt solar panel terpasang di pabrik yang berlokasi di Riau pada 2025.

“Ini bisa jadi tercapai lebih cepat karena cost-nya relatif turun karena penggunaannya semakin efisien. Satuan tenaga listrik matahari menghasilkan lebih banyak listrik,”kata Sihol dalam sesi wawancara dengan wartawan di Nusa Dua, Bali, Selasa.

Menurut dia, selambat-lambatnya Desember 2022, RAPPyang berbasis pada bidang pembuatan pulp dan kertas, sudah memiliki 11 megawatt solar panel di pabrikRiau, setelah sebelumnya 1 megawatt solar panel telah lebih dulu terpasang.

Adapun untuk setiap instalasi 1 megawatt solar panel, APRIL menginvestasikan 100.000 dolar AS, tetapi nilai ini diproyeksi akan terus berkurang seiring dengan efisiensi setiap solar panel yang terpasang.

Sebelumnya, APRIL berkomitmen untuk turut dalam pencapaian Emisi Nol Bersih dengan meluncurkan APRIL 2030 pada 2020, dengan salah satu prinsipnya untuk mengurangi emisi karbon.

Sejak 2015, Sihol mengatakan APRIL telah berkomitmen untuk tidak melakukan pembukaan lahan baru melainkan mengintensifkan produksi dengan menerapkan precision forestry.

Dengan metode yang sama, produktivitas APRIL Group ditargetkan meningkat hingga 50 persen pada 2030 tanpa pembukaan lahan baru.

“Kita harus investasi di science. Pada akhir kita mengandalkan teknologi agar eukaliptus dan akasia tumbuh lebih cepat, besar, dan menghasilkan banyak serat,”ucapnya.

Saat ini, APRIL Group mengoperasikan duabus listrik untuk memenuhi kebutuhan operasional pabrik yang akan bertambah menjadi enambus pada kuartal I tahun 2023.

“Kita ingin melihat kalau menjalankan dua, cost-nya berapa, kalau enam cost-nya berapa. Karena mungkin dengan lebih banyak, keekonomiannya akan lebih kelihatan,”ucapnya.