upah.co.id – Setelah diperingati akan adanya badai besar menerjang Korea Selatan , akhirnya Badai Hinnamnor meluluhlantakkan seisi Kota Busan hingga Pulau Jeju .

Bencana alam tersebut terjadi pada Senin, 5 September 2022 sejak pagi hari pukul 9.00 waktu setempat.

Setelah sebelumnya banjir sempat merendam Kota Seoul dan sekitarnya, kini Badai Hinnamnor menerjang Kota Busan, Pohang, hingga Pulau Jeju .

Menurut laporan dari Washington Post, badai ini menghasilkan hujan deras dan angin kencang hingga membuat sektor transportasi terganggu.

Menurut Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan Korea Selatan melaporkan saat badai terjadi 11 fasilitas terkena banjir.

Hingga saat ini baru ditemukan satu korban jiwa akibat badai ini di daerah selatan Kota Pohang.

Menurut Korporasi Tenaga Listrik Korea, lebih dari 66.000 rumah rusak karena tidak kuat menahan badai ini. Pohon tumbang akibat angin yang kencang pun terlihat di beberapa ruas jalan kota maupun desa.

Dilaporkan angin dan hujan mulai berhenti pagi ini pukul 7.00 waktu setempat, setelah menerjang pulau Jeju pada tengah malam waktu setempat dan membuat longsor di pantai selatan Korea.

Pada Selasa pagi Presiden Korea Selatan mengajak warganya agar tetap waspada karena angin topan baru saja memasuki wilayah pantai selatan Korsel.

Ia juga sempat memuji pemerintah setempat untuk mengirim pesan darurat untuk perintah evakuasi dan menutup jalan untuk mencegah dampak lanjutan dari badai.

Menurut administrasi meteorologi Korea Selatan , badai yang menerjang ada di rentang ‘kuat’ hingga ‘super kuat’ dengan kecepatan angin sekitar 96 mill per jam.

Hingga kini pemerintahan Korea Selatan telah mencabut peringatan badai topan di seluruh wilayah.

Menurut salah satu pejabat di Kota Pohang, dilaporkan tercatat kecepatan angin hingga 72 mil per jam dan total hujan 20 inci pada pagi hari tadi.

Tak hanya Korea Selatan , badai ini pun diperkirakan akan menerjang Kota Pyongyang Korea Utara, juga melaporkan cuaca akan adanya hujan deras yang melanda Ibu Kota.

Dari surat kabar resmi Rodong Sinmun pada hari Senin kemarin sempat mendesak pencegahan badai dan meminimalisasi dampak badai ke perekonomian Korut. (Gia Ananda)***