Painan (ANTARA) – Bank Nagari menyalurkan dana tanggung jawab sosialnya atau CSR senilai Rp110 juta untuk bidang pendidikan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Pimpinan Cabang Bank Nagari Painan Helfi Yanrika menyampaikan penyaluran tersebut merupakan bentuk kepedulian perseroan terhadap lingkungan di sekitar wilayah kerjanya, sesuai arah dan kebijakan strategis daerah.

“Nah, untuk Pesisir Selatan pemerintah kabupaten kini memang sedang fokus pada sektor pendidikan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah itu,” ungkapnya di Painan.

Dana tanggung jawab sosial secara simbolis diterima Bupati Rusma Yul Anwar usai pelaksanaan upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di GOR H. Ilyas Yakub Painan.

Penyerahan turut disaksikan Dandim 0311 Letkol. Inf. Moch Suherli, Kapolres AKBP. Novianto Taryono, Kejari Raymund, Wakil Ketua DPRD Aprial Habas Buya Piyai dan

seluruh kepala perangkat daerah di lingkup Pemerintahan Kabupaten Pesisir Selatan.

Penyaluran dana tanggung jawab sosial merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya yang dilakukan Bank Nagari sebagai bank pembangunan daerah di Ranah Minang. Besaran yang disalurkan tahun ini sama dengan tahun sebelumnya.

Helfi melanjutkan sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Bank Nagari memiliki tanggung jawab terhadap suksesnya program prioritas dan rencana strategis pembangunan daerah.

“Sedangkan untuk penyalurannya kami serahkan pada pemerintah kabupaten,. Apakah itu dipakai untuk beasiswa atau kegiatan bidang pendidikan lainnya,” tutur mantan Pimpinan Cabang Bank Nagari Tapan itu.

Menurutnya selain selaras dengan program unggulan pemerintah kabupaten, sektor pendidikan harus menjadi perhatian semua pihak, tak terkecuali bagi bank pelat merah itu demi terwujudnya generasi yang berdaya saing di masa datang.

Karena ketersediaan sumber daya manusia daerah yang berkualitas kelak juga menjadi kebutuhan Bank Nagari, karena manajemen sangat memahami karyawan bagi sebuah perusahaan adalah aset yang berharga.

Artinya, pembiayaan sektor pendidikan merupakan bagian dari investasi guna menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai pengelola, bahkan nahkoda Bank Nagari di masa datang.

Pada kesempatan itu Bupati Rusma Yul Anwar mengapresiasi penyaluran dana tanggungjawab sosial Bank Nagari di daerah itu, apalagi sejalan dengan program unggulan daerah lima tahun ke depan.

Pemerintah kabupaten menjadikan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai arus utama pembangunan, bahkan tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

“Alokasi dana itu nanti bakal kita fokuskan pada peningkatan mutu pendidikan, bukan untuk kegiatan yang bersifat administratif,” ujar bupati.

Target peningkatan kualitas sumber daya manusia itu tidak hanya sekedar retorika belaka, pemerintah kabupaten tahun ini mengalokasikan sekitar Rp650 miliar APBD untuk sektor pendidikan.

Alokasi pembiayaan tersebut tercatat lebih dari 30 persen dari total APBD yang hanya sebesar Rp1,7 triliun. Besaran kucuran dana itu sebagai bukti keseriusan pemerintah kabupaten.

“Kami atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bank Nagari terhadap sektor pendidikan di kabupaten ini,” sebut bupati


Artikel ini milik : sumbar.antaranews.com.