upah.co.id – Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri mengunjungi Jeju , Korea Selatan (Korsel), Senin (12/9/2022) sore.

Megawati tiba di Jeju sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Kedatangannya langsung disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto, di Bandara Jeju.

Menurut Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto, Megawati memiliki sejumlah agenda dalam kunjungannya ke Jeju.

Pada Rabu (14/9/2022), dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Megawati akan menyaksikan penandatangan nota kesepakatan (MoU) antara Jeju National University (JNU) dengan BRIN dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kemudian, Megawati bakal mengunjungi Laboratorium Budi Daya Laut yang berada di Universitas Nasional Jeju.

“Agenda utama Ibu Mega pada Kamis (15/9/2022) adalah keynote speech di acara pembukaan Jeju Forum for Peace and Prosperity,” kata Hasto dalam keterangannya, Senin.

Menurut Hasto, akan ada 2.000 peserta di Jeju Forum yang ke-17 ini.

Sejumlah tamu VIP dari sejumlah negara dijadwalkan ikut hadir dan menyampaikan materi di acara ini.

Hasto menambahkan, selain menyampaikan pidato, Megawati akan membagikan buku Pancasila, Dasar Negara Indonesia dalam bahasa Inggris.

“Dalam buku dijelaskan sejarah lahirnya Pancasila dan penjelasan tentang lima sila,” ujar Hasto.

“Dulu pada 2017, di Jeju Forum ke-12, Ibu Mega juga hadir sebagai pembicara,” katanya lagi.

Hasto mengatakan, selama dua hari itu, Megawati juga dijadwalkan memiliki agenda lain.

Pertama, bertemu Gubernur Jeju Oh Young-hun. Keduanya, menanam pohon baru di Megawati Soekarnoputri Garden yang lokasinya berada di salah satu kawasan hotel di Pulau Jeju.

Kebun tersebut diresmikan oleh Megawati pada Mei 2017.

Hasto menyebutkan, Megawati sangat berharap hubungan baik dan kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan terus ditingkatkan.

“Ini menjadi kunjungan kesekian kalinya Ibu Mega ke Korsel. Beliau selalu menyampaikan agar hubungan kedua negara terus terjalin dengan baik. Saat bertemu dengan Presiden Korsel Yoon Seok-yeol di Seoul pada Mei lalu, hal itu pun disampaikan Ibu Mega,” ujar Hasto.