upah.co.id – Terkait meminimalisir adanya kebohongan para tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J , Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri melakukan uji kebohongan ( poligraf ).

Hari pertama untuk uji poligraf , pada Senin kemarin dilakukan terhadap tersangka Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dittipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi, bahwa adanya tersangka yang di uji poligraf pada hari itu.

“Iya betul uji poligraf . Hari ini RR (Ricky Rizal) dan KM (Kuat Ma’ruf),” ucapnya di Jakarta, Senin 5 September 2022.

Ia juga mengatakan, jadwal untuk uji poligraf ini dilakukan per hari untuk dua orang, yang berlaku juga pada Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, serta tersangka lainnya.

“Iya terjadwal per hari dua orang,” ujarnya menerangkan.

Dalam jadwal uji poligraf tersebut, penyidik telah menjadwalkannya, mulai Senin 5 September 2022 hingga Rabu 7 September 2022.

Andi mengatakan, selain para tersangka saksi bernama Susi juga ikut diuji tingkat kejujurannya dalam kasus tersebut.

Menurut Andi, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sudah terlebih dahulu menjalani uji kebohongan ini.

“Jadwal ( uji kebohongan ) sampai hari Rabu. (Yang diuji) PC, saksi Susi, dan FS, sedangkan Bharada E sudah duluan (diuji),” ucap Andi.

Uji kebohongan merupakan suatu alat yang digunakan untuk mendeteksi apakah seseorang tersebut berbohong atau jujur.

Andi menjelaskan, alasan dari penyidik menggunakan uji kebohongan ini kepada para tersangka agar dapat mengetahui apakah keterangan yang diberikan tersangka benar atau berbohong.

“Untuk menguji tingkat kejujuran tersangka dalam memberikan keterangan,” ujarnya seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Menurut Andi, upaya ini dapat menjadi bukti petunjuk bagi penyidik dalam mengungkap peristiwa pembunuhan Brigadir J .

Selain itu juga, diharapkan dapat melengkapi berkas perkara agar segera dinyatakan lengkap dan bisa segera dibuktikan di persidangan.

“Iya (melengkapi berkas) sebagai bukti petunjuk,” ucapnya.

Dalam peristiwa pembunuhan Brigadir J , penyidik menetapkan lima orang tersangka diantaranya, Irjen Pol. Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

Saat ini berkas perkara kelima tersangka sudah dilimpahkan tahap I ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung.

Namun, Tim Jaksa Peneliti Kejagung menyatakan bahwa berkas tersebut belum lengkap (P-18), dan mengembalikan kembali ke penyidik (P-19) untuk dilengkapi.***