upah.co.id – Obat kanker tersebut dikabarkan membuat sang istri kehilangan nafsu seksual.

Akan tetapi, kini justru hasrat seksual suami semakin tinggi meski sudah berkepala lima.

“Hal ini membuat saya depresi karena nafsu sex suami dan saya tidak seimbang,” ungkapnya.

Istri itu mengaku pernah curhat dengan seorang ustaz, namun dirinya malah kecewa mendengar jawaban pria itu.

“Ustaz bilang dalam keadaan apapun seorang istri wajib hukumnya untuk melayani hasrat suami karena jika istri menolaj ajakan suami maka hari-hari istri akan dikutuk oleh para malaikat,” bebernya.

Mengetahui hal tersebut, sang istri mengaku begitu takut dengan neraka dan ingin menjadi istri shalehah.

Akan tetapi, si istri juga dilema karena penyakit dan obat yang dia konsumsi membuat kondisinya berubah.

“Mood saya jadi tidak stabil, setiap kali suami meminta seketika mood saya down karena emang tidak ada lagi nafsu. Ya Allah saya harus bagaimana?” pungkasnya.

Unggahan itu seketika banjir beragam tanggapan hingga menuai pro kontra di kolom komentar.

“Jika seorang istri tidak bisa melayani suami karena sakit, haid, atau nifas, maka istri tersebut dimaafkan dan tidak dosa dihadapan Allah. Agama islam itu sungguh adil mbak. Tidak memberatkan ajarannya,” tulis @adhi***.

“Coba omongin dulu berdua dari hati ke hari dan konsultasikan bersama-sama dengan dokter,” imbuh @dita***.

“Semoga lekasi diberi kesembuhan ibu,” tutur @elis***.

“Kalau suaminya ngerti. Pasti dia paham,” ungkap @tya***.

Saat artikel ini disusun, unggahan telah mendapatkan ratusan tanda suka dan puluhan komnetar.