upah.co.idJakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah memastikan bahwa bantuan subsidi upah (BSU) bagi para pekerja berpenghasilan di bawah Rp 3,5 juta per bulan paling cepat akan dicairkan pada hari ini, Jumat (9/9/2022).

Pemerintah sendiri telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 9,6 triliun yang akan disalurkan kepada 16 juta pekerjaan. Namun tercatat hanya 14,6 juta pekerja yang lolos verifikasi sebagai calon penerima BSU.

Bantuan tersebut akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing pekerja yang datanya sudah diverifikasi. Kementerian Ketenagakerjaan pun telah melakukan kerja sama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara).

Lantas, bagaimana dengan gaji di atas Rp 3,5 juta? Apakah akan mendapatkan bantuan juga?

Para pekerja atau buruh yang berpenghasilan di atas Rp 3,5 juta dipastikan tetap bisa mendapatkan BLT subsidi gaji, sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) 10/2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh

Dalam aturan tersebut dikatakan bahwa penerima BSU adalah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga Juli 2022 dengan gaji atau upah paling banyak Rp 3,5 juta per bulan. Namun, pekerja yang memiliki gaji lebih besar dari itu juga bisa tetap mendapatkan bantuan.

Pasalnya, dalam aturan tersebut dikatakan bahwa persyaratan gaji paling banyak Rp 3,5 juta perbulan dapat berubah menjadi paling banyak sebesar upah minimum kabupaten/kota/provinsi yang dibulatkan ke atas.

Merujuk pada aturan tersebut, setidaknya ada 7 provinsi dan kabupaten/kota yang memiliki upah minimum lebih dari Rp 3,5 juta, yang masuk dalam kriteria sebagai berikut:

1. DKI Jakarta

2. Banten

3. Jawa Barat

4. Jawa Timur

5. Kalimantan Utara

Kota Tarakan dibulatkan Rp 3.800.000

6. Kepulauan Riau

7. Papua

8. Riau

9. Kalimantan Timur