upah.co.id – Rumor hangat kembali menghampiri PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Kabarnya, ada Grup Salim yang siap menyerap private placement emiten milik Grup Bakrie tersebut.

Seperti diketahui, BUMI berencana menerbitkan 200 miliar saham Seri C baru di harga Rp 120 dalam aksi korporasi tersebut. Nilai pendanaan yang diperoleh mencapai Rp 24 triliun.

Direktur BUMI Dileep Srivastava belum secara gamblang memberikan gambaran terkait calon investor dari Grup Salim tersebut. Ia hanya memastikan, pihak yang menjadi anchor buyer aksi korporasi BUMI ini merupakan pihak afiliasi.

“Grup Bakrie sebagai pemegang saham pengendali memperkuat pengendaliannya bersama pihak terafiliasi,” terang Dileep kepada CNBC Indonesia, Selasa (6/9/2022).

Jika menelisik ke belakang, kabar masuknya Grup Salim ke PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga santer terdengar. Salim kabarnya masuk melalui Emirates Tarian Global yang saat ini memiliki 25,10% saham BRMS. Sedang BUMI sendiri memiliki 4,88% saham BRMS.

Terlepas dari rumor yang beredar, dampak dari adanya aksi private placement tersebut akan memperkuat struktur permodalan perseroan dengan penurunan jumlah dan rasio utang.

Dengan asumsi kurs Rp 15.000/US$, maka BUMI mendapatkan dana senilai US$ 1,6 miliar. Dana dari PP akan cukup untuk melunasi PKPU sebesar US$ 1,54 miliar sehingga jumlah kewajiban BUMI tersisa US$ 1,9 miliar.

Setelah aksi korporasi, persentase kepemilikan saham seluruh investor akan terdilusi sampai dengan sebesar-besarnya 58,8%.