Ditanya Soal Kapan Luncurkan Mobil Listrik, Ini Jawaban Daihatsu

upah.co.id – Euforia kendaraan elektrifikasi di Indonesia makin menggeliat. Apalagi ditambah wacana pemberian insentif untuk pembelian mobil dan motor listrik berbasis baterai.

Namun demikian, kondisi tersebut ternyata tak serta-merta membuat PT Astra Daihatsu Motor (ADM) tertarik langsung mengambil porsi dengan meluncurkan mobil listriknya tahun ini.

Bahkan, untuk Ayla listrik yang sudah pernah dipamerkan serta digadang-gadang menjadi pesaing Wuling Air ev, dipastikan tak akan meluncur dalam waktu dekat.

“Tahun ini dipastikan belum memasarkan Ayla EV ,” kata Sri Agung Handayani, Corporate Planning & Communication Director PT ADM kepada media di Senayan, Selasa (17/1/2023).


Agung menjelaskan, di tengah maraknya mobil listrik yang bermunculan, bagi Daihatsu tetap butuh proses dan kesiapan beragam hal. Paling utama terkait soal penerimaan konsumen.

Secara produk, mobil Daihatsu mengincar konsumen yang baru ingin membeli mobil atau pindah dari sebelumnya menggunakan moda transportasi lain.

Beda dengan karakteristik konsumen mobil listrik saat ini yang didominasi second buyer, alias konsumen yang sudah memiliki dan membeli lagi untuk dijadikan mobil kedua atau seterusnya.

Dengan demikian, belum bisa dipastikan apakah minat dari mobil listrik di Tanah Air mengarah ke basic demand atau sekadar trendsetter demand.

Terkait Ayla EV, ada beberapa aspek yang masih terus dilakukan Daihatsu. Dari segi kualitas, long term, renewal, sampai ke sektor pengolahan limbah dari baterainya.

Semua hal tersebut, menurut Agung, disiapkan Daihatsu melalui fasilitas RnD. Dengan demikian, saat nantinya mobil listrik sudah jadi market volume, dari segi manufakturnya sudah siap.

“Kami dari Daihatsu sangat mendukung upaya karbon netral bersama kebijakannya dari pemerintah. Semangat kami ke EV dan kita menuju ke sana sebagai komitmen di 2025, dan pada saatnya nanti kami akan berikan informasi lagi,” ujar Agung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!