upah.co.id – Pencurian barang berharga selama penerbangan tak hanya terjadi di dalam negeri, ini juga terjadi dalam penerbangan internasional tujuan Dubai , Uni Emirat Arab menuju Karachi , Pakistan.

Ada kasus pencurian yang tidak biasa, emas senilai 20 juta rupee atau sekitar Rp410,7 miliar dilaporkan hilang dari tas selama penerbangan.

Emas tersebut dicuri dari bagasi kabin perhiasan Pakistan selama penerbangan dari Dubai ke Karachi , seperti dilaporkan pada hari Senin.

Diberitakan surat kabar The Express Tribune, Mohammad Moonis kehilangan 1.542 gram emas selama penerbangan internasional pada Minggu sore,

Meskipun awak pesawat mencarinya setelah penerbangan mendarat di Karachi , emas itu tidak dapat ditemukan.

Toko perhiasan mengatakan bahwa selama penerbangan, satu setengah kilogram emas hilang dari tas yang disimpan di kabin pesawat .

Dia menambahkan bahwa dia memberi tahu awak kabin tentang emas yang hilang selama penerbangan.

Korban mengatakan bahwa setelah mendarat, Pasukan Keamanan Bandara (ASF) melakukan pemindaian 100 persen terhadap penumpang untuk mencari emas yang hilang.

Namun, emas yang dicuri selama penerbangan tidak dapat ditemukan kembali. Maskapai tersebut tidak disebutkan namanya dalam laporan tersebut.

Penumpang itu juga telah memberi tahu otoritas pabean sebelumnya tentang membawa emas ke Pakistan.

Menurut sumber, pelancong itu secara legal membawa kembali setengah dari nilai perhiasan yang diekspor secara legal dalam bentuk emas . Emas itu dimiliki oleh Naurattan Jewellers dari Karachi .

Pejabat bea cukai yang bertugas mengatakan kepada surat kabar bahwa pencarian rinci pesawat dilakukan berdasarkan laporan penumpang.

Otoritas bea cukai mengindikasikan bahwa pencurian mungkin terjadi pada saat keberangkatan dari Bandara Internasional Dubai .

Akan tetapi, penumpang yang terkena dampak menyatakan bahwa keberadaan emas telah dikonfirmasi selama penerbangan dan itu dicuri dalam penerbangan.

Ini adalah insiden pencurian kedua yang tidak biasa di negara itu.***