upah.co.id – Ada banyak jenis emosi yang dapat memengaruhi cara hidup seseorang, seperti saat kita ingin mengambil sebuah keputusan ataupun menghindari bahaya.

Emosi dalam ilmu psikologi merupakan pola reaksi yang melibatkan pengalaman, perilaku, dan fisiologis yang digunakan untuk mengangani sebuah masalah individu.

Terkadang kita dapat dikuasai oleh beberapa emosi . Dikutip dari Very Well Mind, psikolog Paul Ekman berpendapat, manusia memiliki beberapa sifat emosi dasar dan dapat berpengaruh dalam berperilaku, seperti:

Baca Juga: Prodil Reza Gunawan, Suami Dee Lestari yang Merupakan Pakar Holistik

– Kebahagiaan

Dari semua jenis emosi yang berbeda, kebahagiaan merupakan emosi yang paling diinginkan oleh semua orang. Kebahagiaan sering diartikan sebagai keadaan emosional yang menyenangkan yang ditandai dengan perasaan puas ataupun gembira.

Kebahagiaan dapat diekspresikan dengan banyak cara, seperti ekspresi tersenyum dan bahasa tubuh yang terlihat bersemangat.

Jenis emosi ini lebih mengarahkan seseorang untuk lebih bersyukur dan salah satu emosi paling positif untuk menjaga kesehatan fisik ataupun mental.

– Kesedihan

Kebalikan dari emosi bahagia, ada banyak orang yang tidak menginginkan kesedihan. Psikolog Paul Ekman menganggap bahwa emosi sedih dapat menyebabkan manusia menjadi pasif.

Emosi kesedihan ditandai dengan perasaan seperti kecewa, putus asa, dan suasana hari yang buruk. Kesedihan bisa datang kapan saja dan dapat bertahan dalam periode waktu yang panjang.

– Ketakutan

Ketakutan merupakan emosi yang memiliki peran penting bagi seseorang untuk bertahan hidup. Ketakutan juga bagian dari emosi yang tidak menyenangkan, karena pola pikir seseorang akan berperan aktif dalam meningkatkan emosi ini.

Ketika kamu sedang merasakan emosi ini, otot tubuh menjadi tegang, jantung berdetak lebih cepat dan pikiran menjadi lebih waspada.

Misalnya, ketakutan muncul ketika kamu sedang menonton film horor dan membayangkan hantu itu mengikuti kamu.

– Jijik

Emosi jijik dapat dipicu oleh penampilan, bau, dan tekstur tertentu. Walaupun terdengar buruk, tetapi emosi jijik dapat membangun sikap diri untuk lebih menjaga kebersihan. Emosi ini juga dapat muncul ketika kamu sedang melihat perilaku seseorang yang buruk.

Perasaan jijik dapat ditunjukan dengan berbagai reaksi, seperti berpaling jauh dari sesuatu yang menjijikan dan ekspresi wajah yang mengerutkan hidung.

– Kaget

Kaget bisa dikategorikan sebagai emosi positif, negatif ataupun netral. Perasaan kaget, biasanya terjadi secara singkat akibat sesuatu hal yang tidak terduga.

Seperti, ketika kamu yang tiba-tiba diklakson oleh kendaraan saat ingin menyebrang, pasti muncul perasaan kaget dan menjadi deg-degan.

Emosi kaget juga dapat memberikan motivasi seseorang untuk bersikap lebih tenang dan belajar untuk mengontrol diri. (Nesya Asriani)***