upah.co.id – Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) lakukan hal mengejutkan dalam forum Rapat Paripurna DPR terakhir.

Di tengah banyaknya demo seluruh lapisan masyarakat atas kenaikan harga bahan bakar minyak ( BBM ) bersubsidi, PKS menyuarakan hal serupa di hadapan Ketua DPR RI, Puan Maharani .

Tak tanggung-tanggung, seluruh anggota fraksi PKS tegas ‘berdiri’ bersama rakyat, hingga memutuskan walk out atau angkat kaki dari Rapat Paripurna hari ini, 6 September 2022.

Adapun, Rapat Paripurna kali ini merupakan kali ke-4 yang dalam agenda pengambilan keputusan mengenai RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2021.

Baca Juga: Sindir Kenaikan BBM, Warga Asal Cirebon: Kalau Bisa sih 25 Ribu

Melalui forum itu, diwakilkan anggota Komisi VII DPR Fraksi PKS Mulyanto meminta waktu untuk interupsi pada Puan Maharani selaku pimpinan rapat.

Mulyanto mengajukan interupsi tepat ketika Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani hendak menyampaikan pandangan pemerintah soal RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN 2021.

Setelah dipersilakan, Mulyanto mewakili PKS untuk tolak naiknya harga BBM subsidi, tertanggal 3 September 2022 itu.

Menurut partai tersebut, kenaikan harga BBM ditilik dari manapun akan mencekik masyarakat kecil yang seharusnya paling diprioritaskan negara.

Baca Juga: Pemerintah Naikkan Harga BBM, Amien Rais: Kepercayaan Rakyat Pada Rezim Jokowi Makin Tipis, Legitimasi Anjlok

“Kami ingin menyampaikan aspirasi masyarakat melalui PKS . Dengan ini kami menyatakan bahwa fraksi PKS menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, karena ini jelas-jelas memberatkan masyarakat,” ujar Mulyanto, dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR Jakarta, Selasa, 6 September 2022.

“Hari ini di depan demo terus menerus dilaksanakan oleh masyarakat. Kami mendukung demo-demo masyarakat atas penolakkan ini,” ucapnya lagi, dengan nada tegas yang cukup tinggi menggema di ruang rapat.

Dengan intonasi yang semakin naik, Mulyanto mengakhiri interupsinya dengan satu kalimat lantang.

“Karenanya, dengan ini kami, fraksi PKS , menyatakan Walk Out (keluar) dari forum ini! Demikian terima kasih!” kata dia tegas.

Baca Juga: Demo Kenaikan Harga BBM di Banjar, Mahasiswa Keluar dengan Kaki Berdarah

Usai interupsi Mulyanto rampung, seluruh anggota fraksi PKS yang hadir dalam rapat paripurna, tanpa terkecuali berdiri mengangkat kertas dengan tulisan seragam.

Tulisan itu berbunyi: ‘ PKS MENOLAK KENAIKAN HARGA BBM ‘. Hanya berselang beberapa menit dari sana, satu-satu anggota DPR dari Fraksi PKS angkat kaki meninggalkan forum rapat.

Untuk diketahui, sejak Sabtu, 3 September 2022, pukul 14.30 WIB, Presiden Jokowi resmi menaikkan harga BBM bersubsidi.

Baca Juga: Buntut Harga BBM Naik, Benarkah Pertamina Berikan Subsidi Energi Rp3 Juta? Berikut Faktanya

Harga pertalite kini menjadi Rp10.000, solar Rp6.800, dan pertamax menjadi Rp14.500.

Selain kenaikan yang cukup tinggi, cara pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi juga diprotes publik.

Pasalnya, sebelumnya pemerintah mengabarkan akan menaikkan harga BBM bersubsidi pada 1 September 2022, tetapi ditunda dengan dugaan masifnya repons masyarakat. ***