upah.co.id – Gelaran Beli Kreatif Sumatera Selatan (BKSS) yang berlangsung 14 September mendatang akan menghadirkan 200 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ekonomi kreatif (ekraf).

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Eknomi Kreatif (Kemenparekraf) Ni Wayan Giri Adnyanyi menyampaikan bahwa 200 UKMKM tersebut diperoleh setelah proses kurasi dari berbagai kriteria penilaian.

“Ada 200 UMKM yang terlibat, dan ini hasil kurasi dari hampir 600 peserta, tentunya dengan kriteria-kriteria yang harus memenuhi syarat,” kata Ni Wayan dalam Weekly Press Briefing Kemenparekraf secara daring, Senin (05/09/2022).

Salah satu kriteria yang dimaksud adalah memerhatikan kelestarian lingkungan yang menjadi nilai tambah penilaian UMKM, di samping tentunya nilai-nilai budaya.

Ni Wayan menambahkan, tiga sektor unggulan mendominasi UMKM tersebut, yakni kuliner, kriya, dan fesyen.

Untuk target, Gelaran BKSS diharapkan dapat menaikkan omzet pelaku ekraf di Sumatera Selatan minimal hingga 100 persen, seperti yang terjadi pada Beli Kreatif Danau Toba pada tahun 2021, serta penyerapan tenaga kerja 200 persen.

“Tahun ini minimal targetnya sama (seperti Beli Kreatif Danau Toba), tapi kami yakin bisa lebih dari itu karena kondisi sudah semakin membaik,” ungkap Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf, Yuana Rochma Astuti.

Sebagai informasi, BKSS merupakan lanjutan dari Beli Kreatif Lokal yang sudah digagas pertama kalinya tahun lalu lewat gelaran Beli Kreatif Danau Toba.