upah.co.id – PT KAI buka suara terkait viralnya kabar tentang penarikan karcis bagi penumpang yang ingin naik ojek online di Stasiun Bekasi. Tarif karcis yang ditarik sebesar Rp 1.000.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menegaskan bahwa penarikan karcis itu bukan pungli. Karcis itu resmi dikeluarkan oleh pengelola parkir.

“Jadi itu bukan pungli melainkan tiket resmi yang diberikan pengelola parkir dalam hal ini pengelola adalah Totabuan manajemen seperti yang tertera pada tiket yang diberikan pada saat kendaraan melalui gate parkir yg sudah tersedia,” tuturnya, Selasa (6/9/2022).

Eva menerangkan, penarikan karcis untuk penumpang ojol di kawasan Stasiun Bekasi Timur itu dilakukan jika penumpang ingin naik ojol di dalam kawasan stasiun.

Namun jika titik jemputnya di luar gerbang stasiun dia memastikan tidak akan dikenakan karcis tersebut. Namun titiknya berjarak 100 meter dari gerbang Stasiun Bekasi Timur.

“Jika tidak masuk atau tidak melalui gate maka tidak perlu membayar cukup berhenti di depan stasiun kemudian berjalan sekitar 100 meter. Jadi kami pastikan tidak ada pungli di Stasiun Bekasi Timur,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan ramai di media sosial tentang pengguna Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang protes karena ditarik karcis oleh manajemen parkir. Permasalahannya, penarikan karcis masuk itu diberlakukan untuk pengguna ojol.

Salah satu akun Twitter mengungkapkan pengalamannya saat dia menggunakan ojol di area Stasiun Bekasi Timur. Ternyata dirinya harus membayar karcis masuk sebesar Rp 1.000.

“Awalnya suka sama Stat Bekasi Timur krn lift nya skrg udah berfungsi. Tp skrg kalau mau di pick up/drop off ojol harus bayar Rp. 1000 kesel krn kan gak parkir, gimana lansia/ibu bawa anak yg harus jalan jauuh ke depan halte, buat menghindari pungli itu,” tulis akun @t*a**ia.

Cuitannya itu turut mention akun @KAI121 dan @CommuterLine. Cuitannya itu sudah di-twit ulang sebanyak 435 kali dan disukai oleh 1.025 akun.

Akun KAI Commuter yang bercentang biru @CommuterLine pun sudah membalas cuitan itu. Perusahaan menyatakan bahwa parkir di Stasiun Bekasi Timur belum dikelola oleh pihak lain.

“Selamat sore. Dapat kami informasikan untuk pelayanan parkir di Stasiun Bekasi Timur belum dikelola oleh PT Reska. Kritik serta saran yg disampaikan, kami bantu sampaikan ke unit terkait untuk bahan evaluasi demi meningkatkan pelayanan serta kenyamanan para pengguna KRL. Tks,” tulisnya.