upah.co.id – Indonesia Investment Authority (INA) dan PT Waskita Toll Road melakukan penandatanganan bersama penyelesaian transaksi ruas Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang. Proyek ini melibatkan investasi yang berasal dari tiga benua.

“Investasi ini dari 3 benua, Eropa, Amerika dan Middle East (Asia). Mudah-mudahan ini membantu sinyal positif Indonesia dan siap menjadi tujuan investasi yag saling menguntungkan,” kata Chief Executive Officer (CEO) Indonesia Investment Authority (INA) Ridha Wirakusumah di laman YouTube PT Waskita Karya, Selasa (6/9/2022).

Ridha mengatakan, dirinya merasa terhormat INA menjadi anggota konsorsium jalan tol untuk proyek ini. Adapun konsorsium ini terdiri dari Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) dari UAE, APG Asset Management (APG) dari Belanda, dan Casse de dépôt et placement du Québec (CDPQ) dari Kanada.

Ridha menambahkan, ketiga investor ini memiliki 10.000 kilometer proyek tol, atau empat kali dari jumlah tol yang ada di Indonesia. Adapun ruas Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang realisasi investasinya adalah sepanjang 94 kilometer.

Proyek tol ini diperkirakan setara dengan 8% dari seluruh ruas tol di Trans Jawa.

“Bersama Waskita Group INA realisasikan investasi pada dua ruas Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang sekitar 94 kilometer. Ini 8% dari seluruh Trans Java Tol Road,” katanya menambahkan.

Tol ini diklaim mampu memberikan banyak manfaat. Waktu tempuh Cirebon-Semarang dipangkas menjadi 50% lebih cepat. Kemudian diproyeksikan 60 ribu mobil akan mengaspal di ruas tol ini. Dan di tahun 2030, ditargetkan ada 110 ribu kendaraan yang menggunakan Tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang.

“Jarak Cirebon-Semarang jadi 50. Lalu 60 ribu mobil menggunakan ruas jalan tol. DAn 110 ribu kendaraan diproyeksikan pada tahun 2030. Tol ini melewati Kota Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan, dan Pelabuhan Patimban, Kertajati, dan kawasan industri lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu Dirut Waskita Karya Destiawan Soewardjono menyebut transaksi ini merupakan backbine Jawa dan baik untuk pendapatan dan kesehatan kondisi keuangan Waskita. Tak hanya itu, proyek ini pun disebut memberi dampak baik bagi investor.

“Ruas tol ini merupakan ruas tol yang baik bagi investor. Kami bersyukur transaksi bersama INA dapat terlaksana meskipun prosesnya panjang. Dengans selsainya transaksi ini akan membawa Waskita grup untuk menyehatkan kondisi keuangan Waskita,” katanya.

Dalam penandatanganan ini turut hadir Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Turut hadir juga Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala BPJT Danang Parikesit, serta Dirut Waskita Karya Destiawan Soewardjono.