upah.co.id – ulasi sepeda motor skutik saat ini cukup mendominasi di pasaran. Kebanyakan penggunanya ada di kota-kota besar.

Meski gampang, namun menggunakan skutik tetap ada aturan mainnya. Bila asal geber, konsekuensinya usia pakai komponen bisa lebih singkat.

Tak hanya itu, konsumsi bahan bakar juga bakal lebih boros. Hal ini sangat merugikan, apalagi harga BBM saat ini sedang melambung.

Lantas apa sajakah yang harus diperhatikan pengendara skutik?

Menurut Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu, selain perawatan rutin, efisiensi bahan bakar bisa ditentukan dari gaya berkendara.

Karena itu ada beberapa tips berkendara hemat bagi pengguna skutik agar bisa menekan pengeluaran membelu BBM.

  • Jarak Aman

Meski jarang diketahui, konsumsi bahan bakar bisa dipengaruhi dari jarak aman saat berkendara. Kecepatan kendaraan yang konstan akan menghindari pengereman mendadak.

Kebiasaan sering menekan tuas rem yang diimbangi bukaan gas tak teratur, akan berdampak pada pengunaan bahan bakar.

Sebaliknya, bukaan gas yang stabil, mesin akan ikut menyesuaikan karena data komposisi kebutuhan bahan bakar dan udara seimbang. ECU akan memerintahkan suplai bahan bakar yang tepat.

“Kalau tidak jaga jarak pasti akan lebih sering rem mendadak. Padahal, untuk bisa mendapatkan kecepatan yang diinginkan harus buka gas lagi. Bukaan gas yang tidak stabil ini jadi penyebab bensin skutik boros,” ucap Jusri, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (6/9/2022).

  • Ritme Permainan Gas

Bukaan gas menjadi hal yang paling menentukan konsumsi bahan bakar skutik. Berbeda dengan motor bebek atau sport, semua sistem operasi skutik hanya mengandalkan kontrol penuh throttle body. Karena itu, bila teknik bukaan gas benar efisiensi bahan bakar pun bisa terjaga.

Teknik yang benar dan wajib diikuti adalah mengurut atau memutar secara perlahan. Selain itu menjaga kecepatan konstan juga perlu dilakukan.

“Putaran gas yang stabil dari awal start, jika dipertahankan dan bisa menjaga kecepatan konstan hasilnya konsumsi BBM bisa terjaga. Bukaan throttle yang teratur ECU akan otomatis menyesuaikan data informasi kebutuhan bahan bakar seimbang,” kata Jusri.

  • Rem

Selain bukaan gas, teknik pengereman pun wajib hukumnya untuk diperhatikan. Rem skutik memegang peranan penting dalam hal keselamatan berkendara.

Namun salah kaprah menggunakan rem bisa berbuntut pada efisiensi bahan bakar. Ada dua kesalahan umum pengendara skutik yang biasanya dilakukan sehingga konsumsi BBM jadi boros.

Pertama, pengendara terlalu sering menekan tuas rem tanpa sadar. Otomatis, putaran roda hampir dua kali lebih berat. Lantas mesin harus bekerja keras untuk mencapai performa yang diharapkan.

Kedua, kebiasaan buruk sering rem mendadak. Bila dipahami, memaksa motor berhenti mendadak membutuhkan effort berlebih. Mesin dan rem harus bekerja dalam waktu bersamaan untuk menghentikan laju sepeda motor.