Kisah Wanita Isap Sebatang Rokok di Samping Pacar Berlumuran Darah

upah.co.id – Nama Yuka Takaoka (kini 25 tahun) sempat ramai diperbincangkan pada tahun 2019 lalu. Perempuan asal Jepang itu menjadi viral usai fotonya tengah merokok sembari berlumuran darah usai menikam pacarnya beredar di media sosial.

Dikutip The Sun dan Tokyo Reporter, Minggu (15/1/2022), Takaoka saat itu bekerja sebagai manajer sebuah bar. Dia mulai hidup bersama dengan pacarnya, Phoenix Luna (nama panggung), pada Mei 2019. Phoenix Luna bekerja di sebuah klub malam di Distrik Lampu Merah Kabukicho.

Menurut penyidik, tiga hari usai tinggal bersama, Phoenix Luna pulang terlambat. Padahal, Takaoka sudah menunggunya. Takaoka pun merasa bahwa pacarnya itu menjadi “dingin” terhadapnya.

“Pada hari itu, dia (Phoenix Luna) pulang larut malam, padahal dia (Takaoka) sudah menunggu. Selain itu, dia (Takaoka) menemukan foto pacarnya (Phoenix Luna) dengan wanita lain di ponsel yang ditinggalkannya,” kata penyidik saat itu.

Saat Phoenix Luna pulang, Takaoka sama sekali tidak menyinggung perihal foto yang ditemukannya. Namun, saat Phoenix Luna tidur, Takaoka pun menikamnya dengan pisau.

“Sebaliknya, setelah pacarnya tertidur, dia menikamnya dengan pisau. Terkejut, pacarnya terbangun dan melarikan diri ke lobi lantai pertama,” kata penyelidik.

Saat polisi datang, pacar Takoaka sudah berbaring bersimbah darah di lantai. Sementara di sampingnya, Takaoka yang berlumuran darah terlihat tenang dan berbicara di telepon sembari merokok.

Takaoka diduga telah menikam pacarnya dua kali di flat mereka yang berlantai lima puluh sekitar pukul 16.00 waktu setempat, 23 Mei 2019.

“Karena aku sangat mencintainya, aku tidak bisa menahannya,” kata Takaoka kepada polisi setelah penangkapannya, menurut media setempat.

“Saya tidak ingin pergi ke mana pun, jadi saya duduk di tangga luar. Saya tidak menelepon layanan darurat karena saya berniat untuk mati setelah melihatnya mati karena penusukan,” lanjut dia.

Fuji News Network (30 Mei) merilis rekaman kamera keamanan yang menunjukkan polisi Tokyo mengawal Takaoka dari gedung apartemennya, kakinya berlumuran darah. Penyidik juga menyita sebilah pisau dari rumah tersebut. Foto Takaoka yang tengah tersenyum di dalam mobil polisi usai ditangkap juga sempat viral. Takaoka pun didakwa percobaan pembunuhan.

Pacar Takaoka selamat dan tidak menyimpan dendam. Simak di halaman selanjutnya.

Tonton juga Video: Jepang-China Memanas Buntut Penangguhan Penerbitan Visa

Pada Juli 2019, pacar Takaoka menyampaikan kabarnya. Kepada Shukan Post, Phoenix Luna mengaku tidak menyimpan dendam kepada Takaoka.

Dia juga meluruskan pemberitaan yang beredar. Phoenix Luna mengaku tidak tinggal bersama Takaoka. Saat itu, dia datang ke apartemen Takaoka untuk membantunya membersihkan apartemen. Namun, karena pekerjaan, dia pun datang terlambat ke apartemen Takaoka.

Saat tiba di apartemen Takaoka, alih-alih membersihkan, dia memutuskan untuk mandi dan bersantai, lalu dia tertidur. Peristiwa itu pun terjadi.

“Setelah perut saya terasa tidak nyaman, saya melihat sebilah pisau menonjol di badan saya dan banyak darah,” kata Phoenix Luna.

“Anehnya, saya tidak merasakan sakit, tapi saya terkejut dan ketakutan. Jadi, saya mendorong (Takaoka) dari tempat tidur dan melarikan diri. Dia kemudian mengejar saya. Saya pikir saya sudah mati,” imbuhnya.

Terlepas dari semua yang terjadi, Phoenix Luna tidak memiliki dendam kepada Takaoka. Menurut dia, Takaoka memiliki alasan hingga menikamnya.

“Saya tidak menyimpan dendam,” katanya.

“Saya pikir ada alasan baginya untuk menikam saya. Berkat dia juga saya dapat mencapai penjualan yang saya lakukan dalam waktu kurang dari setahun sejak saya menjadi hostes,” imbuh Phoenix Luna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!