upah.co.id – Hal itu karena ada banyak pengembangan dan inovasi digital baru yang menarik dan disajikan oleh para startup Indonesia.

“Mereka sangat puas dan senang dengan acara ini karena untuk pertama kalinya kita semua bisa bertemu secara face-to-face setelah pandemi berlangsung dua tahun terakhir ini,” kata Direktur Ekonomi Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika I Nyoman Adhiarna di Nusa Dua, Bali, Selasa (6/9/2022).

Adapun HUB.ID Summit merupakan acara yang dihelat oleh Kemkominfo selama dua hari di Nusa Dua, Bali pada 5-6 September 2022 dengan tujuan menjembatani para perusahaan rintisan dengan ekosistem digitalnya seperti modal ventura serta rekanan bisnis.

Selian bertujuan untuk menggalang pendanaan, para perusahaan rintisan diharapkan bisa mengembangkan bisnisnya lebih luas lagi.

Terkait dengan rencana pemberian modal, Nyoman menyebutkan bahwa para modal ventura sudah mulai melakukan penilaian dan mengevaluasi hasil dari pertemuan-pertemuan bisnis untuk nantinya melakukan kerjasama lebih lanjut.

“Mereka (modal ventura) akan melakukan evaluasi, di mana mereka mau invest. Karena kan enggak mungkin semua (startup) diinvestasiin. Tentu investasi dilakukan di (startup) yang paling sesuai, paling layak, dan paling sesuai dengan visi misi mereka (modal ventura),” ujar Nyoman.

Adapun untuk perhelatan HUB.ID Summit, pelaksana sebelumnya sudah melakukan pembangunan jaringan dengan para modal ventura tidak hanya dari dalam negeri tapi juga luar negeri.

Dua negara yaitu Jepang dan Singapura adalah contoh negara yang disasar untuk mencari modal ventura yang tertarik mendanai pengembangan startup di ajang HUB.ID Summit.Selain modal ventura, rekanan bisnis juga digandeng untuk para startup bisa memiliki jaringan koneksi yang lebih luas sehingga bisnis mereka nantinya bisa berjalan dengan lebih optimal meski HUB.ID Summit sudah selesai.

Ada sebanyak 80 modal ventura dan rekanan bisnis yang dipertemukan dengan 80 perusahaan rintisan dari lima sektor bisnis dalam HUB.ID Summit dengan total pertemuan mencapai 803 pertemuan bisnis. [Antara]