upah.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ) mencatat, saat ini, 99 persen warga dunia menghirup udara tercemar .

Polusi udara adalah ancaman lingkungan terbesar bagi kesehatan manusia dan menyebabkan 7 juta kematian dini setiap tahunnya.

Hal ini disampaikan Direktur Pengendalian Pencemaran Air Ditjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan ( PPKL ) pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK ), Luckmi Purwandari pada peringatan Hari Udara Bersih Internasional untuk Langit Biru atau International Day of Clean Air for Blue Skies, di Kota Bogor.

Baca Juga: Kenang Arkana Ditemukan pada Bulan yang Sama dengan Wafatnya Eril, Atalia Praratya: Jangan-Jangan Allah…

“Kita setiap saat menghirup udara . Dalam udara ada debu kecil sekali, partikulat (PM2.5) yaitu partikel udara berukuran lebih kecil dari 2.5 mikron atau mikrometer. Itu bisa masuk ke pernafasan lalu menjalar ke pembuluh darah,” ujarnya.

Menurut Luckmi, kualitas udara di sebagian wilayah Indonesia mengarah ke tidak sehat, terutama di kota besar.***