upah.co.id – Informasi terbaru dari hasil sidang etik Kombes Pol Agus Nurpatria (KBP ANP), salah satu ‘antek’ Ferdy Sambo itu dikatakan melanggar lebih dari satu pasal.

Dalam menghalangi penyidikan alias obstruction of justice dalam kasus pembunuhan Brigadir J , ANP bukan cuma merusak rekaman CCTV .

Hal itu dikonfirmasi oleh keterangan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, pada Selasa, 6 September 2022.

“Jadi informasi yang terakhir yang disampaikan Karo Wabprof, KBP ANP ini dia bukan hanya melanggar satu pasal,” ujar Dedi kepada wartawan, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News.

Baca Juga: Nasib Kombes Agus Nurpatria Ditentukan Hari Ini, Diduga Merusak CCTV di Pembunuhan Brigadir J

“Dia melanggar beberapa pasal. Selain merusak barang bukti CCTV , ada juga pelanggaran lain pada saat melaksanakan olah TKP,” ujar Dedi.

Menyusul Ferdy Sambo , Chuck Putranto, dan Baiquni Wibowo, giliran KBP ANP membuktikan benar salahnya pasal yang disangkakan kepadanya lewat sidang etik.

“Jadi orang itu bisa melanggar beberapa pasal yang disangkakan oleh tim dari Itsus maupun tim dari Propam. Ini semuanya dibuktikan dalam proses persidangan kode etik,” tutur Dedi.

Para tersangka, Dedi melanjutkan memiliki peran masing-masing dalam obstruction of justice ‘pembersihan’ TKP tewasnya Yoshua.

Baca Juga: 14 Saksi Dihadirkan dalam Sidang Etik Kombes Agus Nurtpatria Kasus Pembunuhan Brigadir J, Berikut Daftarnya!

“Dalam obstruction of justice ada peran masing-masing. Ada merusak barang bukti, ada yang melakukan ketidakprofesionalan di olah TKP, menambah barang bukti di TKP dan lain sebagainya. Itu didalami oleh Tim Karo Wabrof,” ujar Dedi lagi.

Sebelumnya, telah diberitakan gelaran sidang etik bagi Kombes Pol Agus Nurpatria (KBP ANP) dilaksanakan pada Selasa, 6 September.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi mengatakan, peradilan etik KBP ANP melibatkan keterangan dari 14 saksi.

14 saksi tersebut diantaranya memiliki inisial BJP HK, kemudian AKBP RS, AKBP AC, Kompol CP, Kompol BW, dan kompol HP.

Baca Juga: Bharada E Sudah Jalani Uji Kebohongan, Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo Tunggu Giliran

Selanjutnya ada Kompol IR, AKP RS, AKP IW, AKP IF, Iptu JA, Iptu HP, Aiptu SA, serta Briptu MSH.

Keterangan dari belasan saksi itu demi menghadirkan bukti yang saling berkesinambungan menyoal pidana yang dilakukan ANP.

Adapun, Dedi mengatakan hasil dari sidang KBP ANP akan disampaikan besok, Rabu, 7 September 2022.

“Mungkin juga akan cukup panjang jalannya sidang hari ini oleh karenanya, untuk hasil sidang insyaAllah akan saya sampaikan hari Rabu pagi saja,” tandasnya.

Sebelum tersandung kasus ini, KBP ANP merupakan polisi yang memiliki kiprah karir cemerlang. Jabatan Kaden A Ropaminal Divpropam Polri baru didapatkannya pada tahun 2021. ***