upah.co.id – Selebriti dan pemerhati Lingkungan, Tasya Kamila berpendapat jika masalah sampah akan menjadi besar jika terus dibiarkan, hal ini tentu akan berdampak pada kelangsungan hidup manusia dan mengakibatkan kerusakan pada lingkungan.

“Oleh karena itu, perlu adanya dukungan dari berbagai pihak untuk mendukung upaya untuk mengelola sampah secara bertanggung jawab agar tidak mencemari lingkungan, baik itu daratan maupun perairan Indonesia,” ujar mantan penyanyi cilik tersebut dalam siaran pers yang Suara.com terima pada Kamis (8/9/2022).

Itu sebabnya, kata dia, sampah plastik telah menjadi permasalahan yang harus dituntaskan bersama, karena lingkungan yang bersih tanpa sampah plastik merupakan keinginan semua makhluk hidup. Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.

Salah satunya adalah melalui program Blackmores Peduli ‘Tukar Botol’ melalui produk unggulannya Blackmores Odourless Fish Oil. Program yang berlangsung sejak 1 September hingga 30 November 2022 ini mengajak masyarakat untuk ikut bertanggung jawab atas sampah plastik.

Caranya dengan mengumpulkan sebanyak-banyaknya sampah botol plastik bekas vitamin dari merek apapun agar bisa dikelola atau didaur ulang dengan baik sehingga tidak menambah angka sampah plastik yang mengotori laut.

“Program ini merupakan salah satu inisiatif yang dilakukan Blackmores Indonesia untuk mendukung pemerintah dan mengajak masyarakat Indonesia peduli menjaga kebersihan lingkungan laut, karena menjaga kelestarian dan kesehatan lingkungan laut merupakan hal yang penting untuk dilakukan bersama,” kata Head of Marketing Kalbe Blackmores Nutrition, Astrid Prasetyo.

Adapun mekanisme penukaran botol plastik dalam program Blackmores Peduli sangat mudah. Konsumen yang memiliki botol plastik bekas vitamin merek apapun dapat mengumpulkan dan membawanya ke apotek independent yang tersedia dropbox Blackmores dan juga Blackmores Pop Up Store yang berada di beberapa titik mall di Indonesia.

Blackmores juga telah menyiapkan bentuk apresiasi bagi masyarakat untuk setiap keikutsertaannya pada kegiatan ini, dimana setiap botol plastik dapat ditukarkan dengan voucher belanja.

Selain itu, untuk membantu proses pendauran ulang botol plastik yang telah terkumpul, pihaknya kata Astrid juga menggandeng organisasi pengelolaan daur ulang sampah plastik eRecycle..

Tasya menambahkan, misi dari penukaran botol plastik vitamin ini jelas, yaitu mengurangi sampah botol plastik bekas vitamin, dengan mengurangi sampah, berarti memberi kontribusi pada kelestarian lingkungan.

“Mari bersama-sama kita agen menjadi agen perubahan dengan mengumpulkan sampah botol plastik bekas vitamin untuk menjaga laut tetap bersih,” tutup Tasya.