upah.co.id – ukah Anda mengapa Indonesia disebut sebagai negara maritim ?

Indonesia selama ini dikenal sebagai negara kepulauan di dunia.

Jumlah pulau di Indonesia mencapai lebih dari 17.000 pulau.

Selain itu, Indonesia juga memiliki garis pantai terpanjnag kedua setelah Kanada.

Dengan ini, luas wilayah perairan yang masuk dalam kekuasaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pun tak diragukan lagi.

Dampak positif dari kekayaan ini bermacam-macam bagi masyarakat Indonesia.

Ini termasuk masyarakat dapat memanfaatkan kakayaan laut yang luas sebagai mata pencaharian.

Perairan juga dapat dijadikan sebagai jalur transportasi, baik nasional maupun internasional.

Oleh karena itu, tak heran jika Indonesia disebut sebagai negara maritim.

Arti negara maritim

Dilansir dari laman , secara sederhana negara maritim adalah negara yang bergerak pada sektor perairan, memiliki wilayah teritorial laut yang luasnya melebihi wilayah daratannya.

Ada pula yang beranggapan bahwa megara maritim adalah negara yang memiliki banyak pulau.

Negara mairitim biasanya memliki pasoakn air yang berlimpah, hal ini juga mencakup bagaimana negara tersebut dapat menguasai dan mengelola potensi strategis wilayah perairan dengan maksimal.

Alasan Indonesia disebut sebagai negara maritim

Alasan utama Indonesia dijuluki sebagai negara maritim adalah karena 70 persen wilayah Indonesia merupakan perairan, sementara hanya 30 persen yang berupa daratan.

Merujuk laman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI), total wilayah Indonesia adalah sekitar 7,81 juta kilometer persegi.

Dari total luas wilayah tersebut, ternyata hanya sekitar 2,01 juta kilometer persegi yang berupa daratan.

Sementara, sebagian besar lainnya yaitu 3,25 juta kilometer persegi adalah lautan dan 2,55 juta kilometer persegi adalah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Alasan lain Indonesia bisa disebut sebagai negara maritim adalah ketika melihat pada posisi geostrategis Indonesia yang terletak di antara dua samudera.

Hal ini juga membuat Indonesia meiliki potensi kemaritiman yang besar.

Faktanya, masyarakat Indonesia juga kental akan budaya maritim, serta telah memiliki kedaulatan dalam mengelola dan memanfaatkan potensi kemaritiman yang ada di wilayahnya.

Tak kalah penting, Indonesia memiliki potensi sumber daya laut yang besar, baik di permukaan, dalam perairan, dasar laut, dan di bawahnya. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.

Selain itu, kemajuan di bidang kemaritiman, khususnya perikanan membuat Indonesia menjadi negara eksportir hasil laut yang bernilai cukup besar.

Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI menyebut Pemerintah Indonesia telah bertekat untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Poros maritim dunia bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pengembalian identitas Indonesia sebagai bangsa maritim, pengamanan kepentingan dan keamanan maritim, memberdayakan potensi maritim untuk mewujudkan pemerataan ekonomi Indonesia.

Itulah alasan mengapa Indonesia disebut sebagai negara maritim.