upah.co.id – Mobil bekas hingga saat ini tidak pernah sepi peminat. Bahkan kini ada ragam pilihan metode untuk membeli mobil bekas .

Mulai dari membeli dan memilih secara langsung atau secara online bisa jadi alternatif dalam mencari mobil bekas.

Namun membeli mobil bekas hingga kini masih menjadi dilema bagi banyak orang terutama bagi yang awam. Tidak jarang penjual mobil bekas menggunakan istilah yang sulit dimengerti sebagai siasat marketing.

Bahkan dengan beberapa istilah tersebut membuat calon pembeli terpikat untuk membeli mobil bekas yang ditawarkan. Salah satu istilah yang sering disebut ialah mobil bekas dengan low KM.


“Low KM mengacu pada angka pada odometer yang penggunaannya di bawah normal. Angka tersebut tergantung jenis mobil nya,” kata Bayu, salah satu staf dari diler mobil bekas Mobil88 kepada Kompas.com, Selasa (6/9/2022).

Bayu menjelaskan jika angka odometer dari tiap jenis berbeda satu sama lain. Untuk mobil LMPV kategori Low KM artinya penggunaan di bawah 20.000-25.000 km per tahun.

Makin mahal harga mobil tersebut maka batasan odometer normal akan lebih rendah. Hal tersebut lantaran jika jarak tempuh masih sedikit komponen mesin dianggap masih memiliki kondisi yang baik atau belum aus.

Maka dari itu mobil mobil bekas dengan low KM kerap dijual dengan harga tinggi. Namun, sebaiknya jangan langsung terpikat untuk membeli mobil bekas hanya dengan istilah marketing dari penjual. Calon pembeli harus tetap memeriksa fisik dan surat-surat dari kendaraan.

“Tidak semua orang saat membeli mobil bekas melakukan cek keabsahan dan keaslian dokumen. Kalau di mobil88 sendiri,pengecekan dokumen tersebut merupakan hal yang wajib kami lakukan,” kata Bayu.