NASA Temukan Planet Baru: Ukuran Mirip dengan Bumi, Diklaim Masih Bisa Dihuni?

upah.co.id – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat ( NASA ) kembali menemukan planet baru pada Januari 2023. Penemuan planet baru ini diketahui melalui satelit TESS yang sedang mengorbit.

Planet baru yang ditemukan oleh NASA tersebut bernama TOI 700 e. Lokasi planet ini ditemukan mengorbit di dalam zona layak huni.

Karena hal tersebut, bisa jadi planet ini akan menjadi bumi kedua untuk umat manusia. Salah satu alasan utamanya adalah, planet baru TOI 700 e ini memiliki ukuran mirip dengan bumi.

Selain itu, planet TOI 700 e juga mengorbit di zona layak huni di mana pada jarak tersebut, masih mungkin ditemukan air cair di permukaan planet.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari situs NASA pada Jumat, 13 Januari 2023, planet ini memiliki ukuran 95 persen mirip dengan bumi dan kemungkinan besar memiliki permukaan berupa batuan. Sebelumnya, para antariksawan juga pernah menemukan tiga planet lainnya di sistem ini dengan nama TOI 700 B,C, dan D.

TOI 700 e juga mengorbit pada zona yang bisa dihuni, tapi ilmuwan masih perlu waktu tambahan agar satelit TESS bisa melakukan observasi pada planet tersebut.

“Ini adalah salah satu dari sedikit sistem dengan beberapa planet kecil di zona layak huni yang kita ketahui,” kata Ilmuwan dari Jet Propulsion Laboratory NASA , Emily Gilbert.

Menurut dia karena kemungkinan planet baru TOI 700 e ini bisa ditinggali, maka objek luar angkasa tersebut menjadi prospek yang menarik untuk ditindaklanjuti. Temuan dari NASA juga memperlihatkan bahwa TOI 700 e memiliki ukuran hanya 10 persen lebih kecil dari planet D. Jarak dari planet TOI 700 e ini mencapai 100 tahun cahaya dari bumi.

“Jadi sistem ini juga menunjukkan bagaimana pengamatan TESS tambahan bisa membantu kita menemukan dunia yang semakin kecil,” ujarnya lagi.

Gilber dan ilmuwan lainnya mulai menemukan planet di zona layak huni, salah satunya TOI 700. Planet terdalam yakni TOI 700 b, berukuran sekitar 90 persen dari ukuran bumi dan mengorbit bintang setiap 10 hari. Sedangkan TOI 700 C berukuran 2,5 kali lebih besar dari bumi dan menyelesaikan orbit setiap 16 hari.

Planet-planet mungkin terkunci secara pasang surut, yang berarti mereka berputar hanya sekali per orbit sedemikian rupa sehingga satu sisi selalu menghadap bintang, seperti halnya satu sisi Bulan selalu mengarah ke Bumi .

Sedangkan TOI 700 E, mungkin juga terkunci secara pasang surut. Waktu orbit planet ini mencapai 28 hari, menempatkannya.

Para ilmuwan mendefinisikan zona layak huni yang optimis sebagai rentang jarak dari sebuah bintang di mana air permukaan cair dapat hadir di beberapa titik dalam planet. Kisaran di mana para peneliti memiliki hipotesis air masih bisa ada dan planet TOI 700 d dan e tercatat mengorbit di wilayah ini.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!