upah.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara , menjalin kerja sama dengan PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado terkait promosi bidang pariwisata di kabupaten tersebut.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan MOU antara Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe Rinny Tamuntuan dan General Manager PT.

Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado Minggus E. T. Gandeguaidi Manado, Selasa,kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Sangihe, Hofni Katiandagho.

GM PT. Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado mengatakan PT. Angkasa Pura I hadir untuk menyambungkan konektivitas daerah-daerah yang ada di Indonesia juga konektivitas dengan negara lain.

“Kami melihat peluang yang sangat besar untuk membantu pemerintah pusat dan provinsi maupun kabupaten dan kota untuk pengembangan pariwisata,” kata Minggus E. T. Gandeguai.

Melalui kerja sama ini dia berharap dapat mendorong potensi konektivitas pariwisata di daerah-daerah, termasuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Untuk Kabupaten Kepulauan Sangihe, kami akan upayakan ada pesawat-pesawat dengan penerbangan yang dapat terkoneksi dengan penerbangan Wings Air Manado-Naha,” kata dia.

Pemerintah Daerah juga dapat memanfaatkan media promosi yang ada di Bandara Sam Ratulangi Manado seperti layar ataupun papan promosi di setiap lokasi pintu masuk keberangkatan, pintu kedatangan, counter check in, dan ruang boarding.

“Kami juga akan memberikan panggung khusus untuk atraksi daerah di setiap momentum yang bisa dijadwalkan sesuai dengan pelaksanaan kegiatan daerah ataupun promosi daerah pada jadwal kedatangan penerbangan internasional di Bandara Sam Ratulangi,” kata dia.

Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, Rinny Tamuntuan memberikan apresiasi kepada pihak PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sam Ratulangi yang telah membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah dalam hal promosi wisata daerah.

“Kesempatan ini sejalan dengan upaya kami selaku pemerintah daerah dalam mengangkat kembali potensi wisata dan budaya yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” kata Rinny Tamuntuan.

Menurut dia, kekayaan budaya akan semakin dikembangkan sebagai daya tarik daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Kebudayaan yang kami angkat seperti Masamper, Musik Bambu, Musik Lide ataupun musik Oli akan kami tampilkan pada event-event tertentu untuk menyambut para penumpang baik domestik maupun Internasional sesuai yang dijadwalkan,” ungkap Rinny.

Selain itu, berbagai hasil kerajinan seperti kursi bambu batik maupun kain Koffo atau kain batik dengan motif Koffo akan ditampilkan dan diperkenalkan melalui ruang atau media yang disediakan bagi pemerintah daerah.

“Semoga dengan kerja sama ini, Kabupaten Kepulauan Sangihe akan mengalami perkembangan di bidang pariwisata dan bisa lebih dikenal di Indonesia maupun mancanegara,” kata dia.