upah.co.id – Stroke adalah penyakit paling berbahaya nomor 2 di dunia setelah penyakit jantung.

Serangan stroke terkadang tanpa gejala awal, hingga bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dan usia berapa pun, baik tua maupun muda.

Sebuah kejadian tak biasa yang berhubungan dengan stroke terjadi di dunia hiburan.

Baru-baru ini, seorang pembawa berita Amerika Serikat (AS) mulai mengalami serangan stroke secara langsung di siaran TV .

Efeknya adalah menyebabkan dia melantur dalam mengucap kata-katanya dan memaksa siaran untuk berakhir pada Sabtu pagi.

Melaporkan peluncuran Artemis-I NASA yang ditunda, Julie Chin dari stasiun NBC Tulsa KJRH mendapati dia tiba-tiba tidak dapat mengucapkan kata-kata yang dia baca dari teleprompter.

Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, Chin terlihat berjuang untuk mengucapkan kalimat yang dia baca dari teleprompter.

Video tersebut dicuitkan oleh Mike Sington, Eksekutif Senior di NBCUniversal, dan menjadi viral.

Chin berjuang untuk melanjutkan siaran sambil bingung dan gagap, tetapi dia akhirnya menemukan bahwa dia sama sekali tidak dapat membaca naskahnya dengan keras.

“Maaf, ada sesuatu yang terjadi denganku pagi ini dan aku minta maaf kepada semua orang,” katanya, sebelum kemudian melemparkan siaran itu ke tim cuaca.

“Mari kita lanjutkan dan kirimkan ke ahli meteorologi Annie Brown,” ujarnya menambahkan lagi.

Julie Chin terdengar berusaha meminta maaf di luar kamera ketika Annie Brown dengan mulus mengambil alih siaran.

“Julie, kami sangat mencintaimu, kami sangat mencintaimu,” kata Brown sambil tertawa ketika siaran itu dipotong untuknya.

“Kita semua memiliki hari-hari itu,” ujarnya menambahkan.

Kemudian, Chin mengatakan di Facebook pada Minggu malam bahwa dia dalam keadaan sehat dan dokter mengira dia hanya mengalami ‘awal dari stroke , bukan stroke penuh’.

Chin mengatakan bahwa meskipun dia merasa sangat baik sebelum siaran, kesehatannya dengan cepat dan secara dramatis memburuk.

Saat menjalani perawatan untuk stroke dia, Chin membagikan satu foto dirinya di rumah sakit. Dia menegaskan bahwa dia baik-baik saja dan dia berencana untuk segera kembali bekerja.***