Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM,PALU – Badan Pengurus Ormas Orang Indonesia (Oi) menggelar pekan olahraga dan seni.

Kegiatan Ormas Orang Indonesia itu dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan dan beridiri organisasi tersebut ke 23 tahun.

Terdapat lima cabor olahraga dan seni yang diperlombakan.

Antara lain, takraw, sumpit, orentering, kelar dan Domino.

Penutupan pekan olahraga digelar di Kelurahan Maesa, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa (16/8/2022) malam.

Baca juga: Polisi Ringkus Pelaku Curanmor di Ulujadi Palu, Hasil Curian Dijual ke Parigi Moutong

Ketua Ormas Orang Indonesia Denny Supit mengatakan, pekan olahraga itu sempat tertunda dua tahun karena pandemi.

Ia bersyukur, pekan olahraga ini dapat kembali berjalan dengan aman dan penuh kekembiraan.

“Baru kali ini bisa kembali digelar karena kasus pandemi yang sudah mulai menurun,” ujar adik dari Hengky Supit itu.

Denny Supit menyebut, dipilihnya Domino sebagai cabor penutup di pekan olahraga Oi itu karena ingin kembali menggairahkan semangat olahraga tradisional itu.

Ia juga berharap, dengan adanya pekan olahraga ini, dapat menciptakan atlet handal dan membawa cabor Domino masuk kejurnas maupun PON.

“Semoga yah, dengan adanya lomba seperti ini, kita bisa mendorong Domino ini masuk menjadi salah satu cabang olahraga dalam PON mendatang,” tutur Denny.

Bahkan, Denny Supit tidak menyangka, antusias warga terhadap cabor Domino ini begitu besar.

“Terdapat 22 pasangan domoni yanh berlomba memperebutkan hadiah juara satu sebesar Rp1 juta, juara dua Rp700 ribu, dan juara tiga Rp500 ribu,” sebut Denny Supit.

“Saya harap kebersamaan kita semua antar masyarakat Kota Palu khususnya Kelurahan Maesa semakin erat dimomen HUT RI dan Oi ini,” pungkasnya. (*)


Artikel ini milik : palu.tribunnews.com.