upah.co.id – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI melakukan aksi walk out saat menjalani rapat paripurna ke-4 masa persidangan I tahun 2022-2023 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Aksi walk out fraksi PKS tersebut diawali saat salah satu anggotanya, Mulyanto menginterupsi penjelasan Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Mulanya, Mulyanto menyatakan bahwa PKS tidak menyetujui dengan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi yang telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi pada Sabtu, 3 September 2022, lalu.

“Interupsi pimpinan dari PKS, kami ingin menyampaikan aspirasi masyarakat melalui PKS, dengan ini kami menyatakan bahwa fraksi PKS menolak kenaikan harga BBM bersubsidi,” katanya, Selasa, 6 September 2022.

Saat Mulyanto sedang melontarkan pendapat fraksinya tersebut, seluruh anggota partai PKS yang berada di belakangnya pun mengangkat sebuah poster yang bertuliskan “PKS menolak kenaikan harga BBM “.

Lebih lanjut, Mulyanto pun mengatakan alasan mengapa PKS tidak menyetujui kenaikan harga BBM bersubsidi. Ia menyebut bahwa kebijakan itu memberatkan masyarakat.

“Karena ini jelas-jelas memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Masih dari kata Mulyanto, pihak PKS mendukung aksi demo masyarakat sebagai bentuk protes naiknya harga BBM bersubsidi jenis Pertalite, Solar dan Pertamax tersebut.

“Hari ini di depan, demo terus menerus dilaksanakan oleh masyarakat. Kami mendukung demo-demo masyarakat atas penolakan ini,” ucapnya.

Kemudian, Mulyanto pun dengan tegas menyatakan bahwa PKS walk out dari rapat paripurna DPR RI ke-4 tersebut.

“Karenanya dengan ini kami fraksi PKS menyatakan walk out dari forum ini, demikian terima kasih,” tuturnya.

Setelah menyatakan walk out , sejumlah anggota fraksi PKS pun berjalan beriringan menuju luar gedung sembari tetap mengangkat poster berlatar belakang putih yang bertuliskan “PKS menolak kenaikan harga BBM “.

Diketahui, fraksi PKS kembali melanjutkan aksinya tepat di depan pintu ruang paripurna. Adapun, mereka secara bersama-sama menyanyikan lagu soal penolakan BBM .

Dalam kesempatan tersebut juga terlihat sekjen PKS yaitu Habib Aboe Bakar dan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid yang turut terjun langsung mengikuti aksi walk out tersebut.

Sementara itu, Puan Maharani pun tak mengomentari lebih lanjut soal aksi walk out yang dilakukan oleh fraksi PKS. Ia tetap melanjutkan rapat paripurna tersebut dengan agenda seperti sebelumnya.

“Kita lanjutkan ya, kita dengarkan dulu pendapat akhir Presiden, untuk interupsi nanti saya meminta persetujuannya setelah meminta pendapat akhir dari Presiden, jadi kita selesaikan dulu terkait APBN,” katanya.

Sebagai informasi, rapat paripurna itu beragendakan pengambilan keputusan soal RUU Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBN TA 2021.***