upah.co.id – Mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola , resmi bebas bersyarat pada hari Selasa, 6 September 2022 kemarin.

Diketahui, Zumi Zola terbukti menerima gratifikasi dan memberi suap kepada anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 terkait pengesahan APBD Tahun Anggaran 2017 dan 2018.

Kepala Lapas Sukamiskin Elly Yuzar mengatakan Zumi Zola masih berstatus bebas bersyarat, sehingga masih harus wajib lapor.

“Masih bebas bersyarat masih wajib lapor tentu di situ ada aturan yang diatur oleh Bapas,” kata Elly, di Bandung, Selasa.

Zumi Zola dinyatakan bebas bersyarat karena sudah menjalani masa tahanan sesuai vonis yang dijatuhkan pengadilan yang telah dikurangi sejumlah remisi yang didapatkan.

Diketahui, Zumi Zola telah menjalani masa hukuman sejak tahun 2018. Dia divonis majelis hakim dengan hukuman 6 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Namun Zumi Zola mengalami pengurangan hukuman lantaran dinilai memenuhi kriteria sikap yang bisa meringankan dakwaan. Dia seharusnya bebas pada 12 September 2022.

Selain itu, dia juga menyesali perbuatannya, berlaku sopan selama persidangan, belum pernah terlibat tindak pidana, dan telah mengembalikan uang hasil suap sebesar Rp300 juta.

Gubernur Jambi periode 2016-2021 itu terlibat menerima gratifikasi senilai Rp40 miliar, ditambah 1 unit Toyota Alphard, 177 ribu dolar AS, dan 100 ribu dolar Singapura.

Sedangkan suap yang diberikannya kepada para anggota DPRD Jambi perideo 2014-2019 sebesar Rp16,34 miliar.

Sebelum menjadi Gubernur Jambi, pria berumur 42 tahun itu mengawali karirnya di dunia hiburan Tanah Air. Berangkat dari ajang mengikuti Abang None mewakili Jakarta Selatan [ada 2001, karirnya berlanjut ke dunia sinetron.

Sejumlah sinetron pernah ia bintangi, satu di antaranya adalah sinetron Ku T’lah Jatuh Cinta (2006). Setelah mulai diperhitungkan dari layar sinetron, Zumi Zola kemudian menjadi aktor film. Tiga judul film yang pernah dibintanginya yakni DI Sini Ada Setan, Merah Putih, dan Kawin Laris.

Setelah malang melintang di panggung hiburan, Zumi Zola kemudian beralih ke dunia politik dan terpilih menjadi Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur periode 2011-2016.

Belum habis masa jabatan sebagai bupati, Zumi Zola mencalonkan diri sebagai Gubernur Jambi pada 2015.

Dia kemudian terpilih sebagai Gubernur Jambi dalam Pilkada Serentak periode 2016-2021 berpasangan dengan Fachrori Umar.

Di balik dunia politiknya, Zumi Zola juga pernah tersandung beberapa kasus perihal asmara. Pada tahun 2011 lalu, dia pernah membatalkan pertunangannya dengan seorang artis, Ayu Dewi.

Rupanya tak hanya Ayu Dewi, Zumi Zola juga pernah membatalkan pertunangan dengan wanita lain, yakni seorang penulis bernama Cassandra Massardi.

Setahun berlalu dari kisruh asmaranya dengan Ayu Dewi, pada tahun 2012 Zumi Zola dilaporkan Bernaldi Djemat ke polisi karena berselingkuh dengan istrinya.

Di tengah kisruh tuduhan selingkuh itu, Zumi Zola hadir dengan kabar mempersunting Sherrin Tharia pada 16 Maret 2012. Keduanya dikaruniai dua orang anak dari hasil pernikahannya.

Namun, pernikahan Zumi Zola dengan Sherrin Tharia hanya bertahan 8 tahun. Dia digugat cerai istrinya saat masih mendekam di balik jeruji Lapas Sukamiskin, Bandung.***