upah.co.id – Bank Federal Reserve telah mempercepat waktu peluncuran Layanan FedNow pada pertengahan tahun 2023. Lembaga tersebut secara khusus menargetkan peluncuran produksi layanan dalam jangka waktu Mei hingga Juli.

Langkah ini lebih lanjut mendefinisikan apa yang telah dikomunikasikan sebelumnya tentang layanan pembayaran instan yang diantisipasi, dan datang saat Program Percontohan FedNow bersiap untuk memasuki pengujian teknis layanan mulai bulan September.

“Hari ini, dengan tanggal peluncuran FedNow yang sudah di depan mata, kami senang dengan kolaborasi dan dedikasi yang telah dibawa oleh peserta percontohan kami untuk memajukan pembayaran modern di Amerika,” kata Esther George, presiden dan CEO Federal Reserve Bank of Kansas City dan sponsor eksekutif FedNow, dikutip dari laman resmi Federal Reserve, Selasa (6/9/2022).

Saat ini, lebih dari 120 organisasi berpartisipasi dalam Program Percontohan FedNow. Pendatang baru baru-baru ini termasuk U.S. Bank, Exchange Bank, dan beberapa pemroses pembayaran dan penyedia solusi, termasuk Alacriti Payments LLC, ECS Fin Inc., Form3 dan ModusBox, Inc.

Layanan FedNow akan dapat diakses oleh lembaga keuangan dari berbagai ukuran, membantu memperluas jangkauan pembayaran instan ke komunitas di seluruh negeri.

Lembaga keuangan yang berpartisipasi dalam layanan ini akan dapat memberi bisnis dan konsumen kemampuan untuk mengirim dan menerima pembayaran instan secara efisien dan aman.

Penerima pembayaran akan segera memiliki akses penuh ke dana yang dapat memberi mereka fleksibilitas lebih besar untuk mengelola uang mereka dan melakukan pembayaran yang sensitif terhadap waktu.

“Manfaat pembayaran instan semakin penting bagi konsumen dan bisnis, dan kemampuan untuk menyediakan layanan ini akan sangat penting bagi lembaga keuangan untuk tetap kompetitif,” kata Ken Montgomery, wakil presiden pertama Federal Reserve Bank of Boston dan eksekutif program Layanan FedNow.

“Tahun depan, lembaga keuangan akan dapat menggunakan Layanan FedNow sebagai batu loncatan untuk memberikan solusi inovatif kepada pelanggan mereka.” imbuhnya,

Peserta Program Percontohan FedNow akan menyelesaikan proses sertifikasi untuk memastikan kesiapan operasional dan pengiriman pesan dan kemudian beralih ke produksi setelah layanan diluncurkan.

Ketika program percontohan bergerak ke fase pengujian, Federal Reserve mulai melibatkan lembaga keuangan non-percontohan dan penyedia layanan yang tertarik untuk menjadi pengguna awal layanan tersebut.

Di Indonesia sendiri, layanan serupa sudah diluncurkan sejak akhir tahun lalu melalui program BI Fast oleh Bank Indonesia

BI Fast disebut sebagai tonggak penting reformasi digitalisasi keuangan nasional sebagai salah satu implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025.

Bank Indonesia telah menetapkan skema harga yang murah dari bank sentral kepada peserta Rp 19. Sedangkan, dari peserta kepada nasabah, maksimal Rp 2.500 per transaksi.