upah.co.id – Polisi memblokade ruas Jalan Gatot Subroto mengarah ke Slipi imbas aksi tolak kenaikan BBM bersubsidi oleh buruh di depan Gedung DPR Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 6 September 2022.

Petugas memasang water barrier raksasa ditengah jalan untuk memberikan pengamanan terhadap massa aksi.

Sementara itu para pengendara hanya diberikan satu ruas jalan di sisi kanan untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Hingga saat ini akssi buruh masih terus berlangsung. Mereka menolak kenaikan harga BBM bersubsidi oleh pemerintah.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, aksi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi itu dilakukan karena dirasa menambah sulit perekonomian buruh .

Selain di Jakarta kata Iqbal, aksi juga bakal digelar secara serentak diseluruh wilayah Indonesia di antaranya Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Banda Aceh, Medan, Batam, Padang, dan Pekanbaru.

Kemudian Bengkuku, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Makassar, Gorontalo. Sulawesi Utara, serta dilakukan di Ambon, Ternate, Mataram, Kupang, Manokwari, dan Jayapura.

“Bilamana aksi 6 September tidak didengar pemerintah dan DPR , maka Partai Buruh dan KSPI akan mengorganisir aksi lanjut dengan mengusung istilah tolak kenaikan harga BBM, tolak omnibus law, dan naikkan upah tahun 2023 sebesar 10 persen sampai 13 persen,” tuturnya.***