upah.co.idPIKIRAN RAKYAT – Meskipun kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan dari bulan sebelumnya. Akan tetapi, Kemendagri mengeluarkan instruksi untuk pemberlakuan kembali PPKM Level 1 untuk seluruh Indonesia.

Menurut Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 42 tahun 2022 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat untuk wilayah Jawa dan Bali. Kemudian, Instruksi Menteri Dalam Negeri No. 43 tahun 2022 untuk pemberlakuan luar pulau Jawa Bali.

PPKM Level 1 mulai diberlakukan kembali hingga 3 Oktober 2022, dalam instruksi tersebut, dijelaskan fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya), diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 100 persen.

Para pengunjung tetap harus memperhatikan protokol kesehatan serta menggunakan aplikasi PeduliLindungi, untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung, dan pegawai serta hanya pengunjung dengan kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi, yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan

Selain itu untuk fasilitas olahraga seperti gym dan sarana olahraga lainnya diizinkan buka dengan kapasitas pengunjung maksimal 100 persen. Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk setiap pengunjung yang memasuki fasilitas maupun sarana.

Transportasi umum juga tetap diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas penumpang 100 persen dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dengan menggunakan masker dan protokol kesehatan yang ketat.

Restoran, kafe, hingga pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan diperbolehkan buka hingga pukul 22.00 waktu setempat. Bioskop hingga restoran dalam mall juga dianjurkan beroperasi hingga pukul 22.00. Setiap pengunjung tentu tetap harus check in dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi dengan kategori hijau.

Namun, untuk restoran dan kafe yang beroperasi malam hari diperbolehkan buka dari pukul 18.00 hingga maksimal pukul 2.00 waktu setempat. Para pengunjung hingga karyawan wajib menggunakan PeduliLindungi untuk memasuki area.

Menurut Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, pemberlakuan PPKM Level 1 ini dilaksanakan berdasarkan pertimbangan para ahli dari setiap daerah seluruh Indonesia.

Safrizal ZA juga menjelaskan walaupun kasus Covid-19 sudah menurun di Indonesia, akan tetapi jumlah “positif rate” di Indonesia masih diatas standar yang dikeluarkan WHO.

Sehingga ia kembali menegaskan untuk setiap pemerintah daerah agar terus berkolaborasi untuk meningkatkan jumlah warga yang sudah vaksinasi.(Gia Ananda)***