Simak, 4 Tips Menghentikan Overthinking pada Orang ADHD

upah.co.id – Bagi orang-orang yang hidup dengan kondisi attention deficit hyperactivity disorder atau ADHD, overthinking sepertinya bukanlah sesuatu yang asing.

Overthinking terjadi ketika pikiran kita terjebak dalam satu lingkaran, di mana kita terus menerus memikirkan hal yang sama tanpa merasa lebih baik atau menemukan solusi yang tepat.

Pemikiran kita mungkin terjebak pada kekhawatiran sehari-hari atau pada peristiwa di masa depan.

Namun, sebagian besar overthinking yang dialami kemungkin berkaitan dengan peristiwa yang terjadi di masa lalu.

Entah itu sesuatu yang terjadi minggu lalu atau beberapa dekade yang lalu, kita terus berharap telah melakukan atau mengatakan sesuatu yang berbeda akibat adanya penyesalan.

Nah, karena pada orang ADHD otak bekerja dengan lebih cepat daripada orang normal, maka overthinking lebih sering terjadi dan lebih banyak perasaan negatif yang dialami.

Jadi, akan sangat membantu untuk merefleksikan kembali suatu situasi dan melihat apa yang berhasil dan apa yang akan kita lakukan secara berbeda di lain waktu.

Di sisi lain, overthinking juga bisa merusak dan dapat mengakibatkan kesedihan atau depresi.

Hal ini membuat kita merasa cemas dan menurunkan kepercayaan diri dalam kemampuan untuk menavigasi dunia, serta membuat kita kurang bersosialisasi.

Tips menghentikan overthinking pada orang ADHD

Apabila kita sudah sering mengalami overthinking sepanjang hidup, jangan khawatir.

Sebab, overthinking bisa dicegah dan juga dapat dihentikan melalui berbagai cara.

Dilansir dari laman Very Well Mind, berikut adalah empat tips yang bisa dilakukan untuk membantu menghentikan overthinking, khususnya pada orang dengan ADHD.

1. Perhatikan waktu-waktu saat overthinking

Memerhatikan waktu-waktu tertentu dalam sehari ketika kita sedang melakukan overthinking adalah salah satu cara untuk menghentikannya.

Setelah memerhatikan waktu-waktu overthinking, buatlah rencana untuk menghentikannya sebelum overthinking kembali.

Misalnya, kita bisa mengatur timer untuk mandi selama empat menit. Dengan begitu, kita tidak memiliki kesempatan untuk tersesat dalam pikiran.

Atau jika kita sering mengalaminya di dalam mobil, kita mungkin bisa mendengarkan podcast yang menarik untuk mencegah overthinking datang.

2. Kenali pemicunya

Mungkin ada pemicu dalam hidup yang membuat kita cenderung mengalami overthinking.

Hal itu bisa disebabkan karena kita merasa sedih, kurang tidur, pusing, atau stres.

Semua itu mungkin tidak dapat sepenuhnya dihindari, tetapi jika kita tahu kapan overthinking datang, maka kita bisa lebih waspada selama waktu-waktu tersebut.

3. Secara aktif memproses kekhawatiran diri

Meskipun overthinking tidak baik, namun secara aktif memproses kekhawatiran atau kecemasan diri akan sangat membantu.

Duduklah dengan pena dan kertas, lalu tuliskan semua yang ada di pikiran kita.

Di sisi lain kertas, tuliskan tindakan nyata apa pun yang dapat diambil untuk membantu kita menyelesaikan masalah.

Sebagai contoh, jika kita terus-menerus khawatir tentang melakukan presentasi di tempat kerja, maka carilah tutorial atau tempat untuk menangani masalah ini.

Selain itu, jika kita perlu merencanakan liburan dari aktivitas sehari-hari, lakukan hal itu dengan membuat rencana liburan yang bisa kita lakukan.

4. Mencoba untuk mengalihkan perhatian

Bahkan setelah kita membuat rencana untuk mengatasi kekhawatiran, kita mungkin masih bisa mengalami overthinking.

Di sinilah pengalih perhatian sangat membantu.

Buatlah daftar aktivitas yang memungkinkan untuk mengalihkan perhatian kita daripada overthinking.

Aktivitas-aktivitas ini harus menarik bagi kita untuk terlibat sepenuhnya daripada berpikir.

Apa yang berhasil untuk orang lain mungkin tidak berhasil untuk kita, jadi kita bisa mempersonalisasi daftar ini sesuai dengan kebutuhan dan minat.

Ada pun beberapa saran yang bisa dicoba seperti:

• Bercakap-cakap dengan seorang teman

• Menonton film atau acara TV

• Melakukan permainan yang menarik

• Melakukan tindakan kebaikan untuk orang lain

• Mendengarkan musik

Apabila dengan berbagai tips di atas kita masih kesulitan mengelola pikiran, bicarakan masalah ini dengan seorang profesional kesehatan mental.

Terapi bicara dapat membantu kita mempelajari keterampilan dan strategi baru untuk mengelola pemikiran yang berlebihan.

Terapi ini juga dapat mengurangi gejala ADHD dan membantu kita merasa dan melakukan yang terbaik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!