upah.co.id – Kabar duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Pakar kesehatan holistik Reza Gunawan , suami dari penyanyi dan penulis Dewi Lestari , meninggal dunia.

Reza menghembuskan napas terakhir di usia 46 tahun, Selasa (6/9/2022) setelah berjuang menghadapi penyakit stroke dan pendarahan otak.

Ia sempat dirawat di rumah sakit sekitar satu bulan, sebelum dibawa pulang untuk menjalani pemulihan.

Berkaca dari apa yang dialami Reza, faktanya penyakit stroke kini rentan menyasar usia muda, bukan lagi penyakit yang diderita orang-orang berusia 50 tahun ke atas.

“Saya melihat banyak orang di usia muda mengabaikan gejala stroke karena mereka menganggap diri mereka masih terlalu muda atau terlalu sehat,” tutur ahli saraf Blake Buletko, MD.

“Mengetahui tanda-tanda peringatan dan segera mencari bantuan medis dapat mencegah stroke membatasi produktivitas kita di masa depan.”

Stroke dapat menyerang orang di usia muda

Diperkirakan, 10 persen kasus stroke terjadi pada individu di bawah usia 50 tahun.

Buletko mengatakan, penggunaan obat-obatan terlarang dan kondisi genetik tentu menjadi penyebab beberapa stroke yang dialami populasi yang lebih muda.

Diseksi arteri (robekan di pembuluh arteri yang menyebabkan arteri menutup) bertanggung jawab terhadap peningkatan kasus stroke pada dewasa muda, lanjut dia.

Penyebab stroke

Beberapa penyebab stroke pada orang di bawah usia 50 tahun meliputi:

  • Penyakit jantung bawaan: kondisi yang menyebabkan kelainan struktural jantung atau irama jantung yang tidak teratur.
  • Gangguan pembekuan darah: kondisi yang meningkatkan kecenderungan trombosit atau sel darah merah untuk menggumpal saat melalui tubuh.
  • Penyakit sel sabit: sel sabit yang cacat dapat menyumbat arteri dan pembuluh darah serta meningkatkan risiko stroke 200 kali lipat pada dewasa muda dibandingkan mereka yang tidak menderita penyakit sel sabit.
  • Kondisi metabolik: kondisi seperti penyakit Fabry dapat menyebabkan tubuh mengembangkan faktor risiko stroke seperti penyempitan pembuluh darah yang memasok darah ke otak, tekanan darah tinggi atau kadar kolesterol abnormal.

Memodifikasi faktor risiko stroke

Buletko mencatat, memodifikasi faktor risiko merupakan langkah terpenting untuk mencegah stroke pada dewasa muda.

Dianjurkan untuk menjalani gaya hidup sehat, dan rutin berkonsultasi dengan dokter guna mengecek faktor genetik yang dapat memicu stroke.

Faktor risiko stroke pada semua kelompok umur mencakup:

  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Diabetes
  • Merokok
  • Obesitas
  • Struktur jantung yang tidak normal

Gejala stroke pada orang dewasa muda

Buletko juga merekomendasikan untuk mengenali tanda-tanda peringatan stroke, yaitu BE FAST atau singkatan dari:

  • Balance (keseimbangan): hilangnya keseimbangan atau koordinasi secara tiba-tiba.
  • Eyes (mata): kehilangan penglihatan secara tiba-tiba pada satu atau kedua mata dan penglihatan ganda.
  • Face (wajah): hilangnya kemampuan bergerak otot wajah di salah satu sisi.
  • Arms (lengan): satu lengan atau kaki melemah secara tiba-tiba.
  • Speech (berbicara): kesulitan berbicara atau memahami kata-kata.
  • Time (waktu): segera hubungi nomor darurat jika kita mengalami gejala-gejala ini.

Selain itu, sakit kepala yang parah juga merupakan tanda peringatan stroke bagi orang dewasa muda, khususnya stroke hemoragik atau pendarahan di otak.

“Jangan menunggu untuk mendapatkan bantuan jika kita mengalami gejala tersebut,” catat Buletko.

“Kita bisa melakukan lebih banyak lebih awal daripada jika kita menunggu beberapa jam. Kualitas hidup kita tergantung pada seberapa cepat kita mencari pertolongan.”

Kabar duka datang dari penulis dan penyanyi Dewi “Dee” Lestari. Suami Dewi, Reza Gunawan, meninggal dunia pada Selasa (6/9/2022).