upah.co.id – Tiga gajah berkeliaran mondar-mandir di koridor rumah sakit di India mengejutkan dokter dan perawat, hingga viral di media sosial.

Rekaman yang menjadi viral pada Sabtu (3/9/2022) menunjukkan satwa liar itu berjalan di lorong rumah sakit kamp tentara Binnaguri di Benggala Barat.

Dalam video, salah satu gajah datang melalui pintu belakang, dan mendorong tubuh besarnya melalui pintu.

Menurut Indian Express, para staf rumah sakit dibuat penasaran dengan kunjungan gajah tersebut.

Salah satu dari mereka sempat berdiri di koridor sebentar tanpa bergerak, sementara staf rumah sakit yang terkejut mengambil gambar.

Melihat dari kejauhan, salah satu karyawan berteriak ‘woah, woah!’ saat gajah masuk ke ambang pintu.

Dia terus berteriak ‘woah!’ ketika dua gajah lain muncul dan mengikuti yang pertama ke pintu.

Daily Mail mewartakan pada Senin (5/9/2022), Petugas Dinas Kehutanan India Susanta Nanda berbagi foto-foto penyusup yang tidak biasa itu di Twitter.

“Gajah di dalam ruangan… Dari Jalpaiguri Cantonment,” tulis unggahan itu.

Sementara di Twitter, unggahan Susanta justru menarik banyak komentar.

Seseorang menulis: “Ya ampun”

Sementara yang lain berkata: “woah bayangkan seseorang ada di ruangan.”

Dan orang ketiga bercanda: “Pemeriksaan oleh pasukan gading khusus.”

Satu orang menulis: “Itu adalah kunjungan inspeksi mendadak untuk memeriksa apakah semuanya baik-baik saja di rumah sakit. Itu menurut saya!”

Akan tetapi tidak semua orang merasa terpukau dengan kunjungan tersebut. Beberapa menggunakan unggahan tersebut untuk berkomentar soal masalah lingkungan dan habitat mereka.

“Saya pikir ini terjadi ketika Anda menempati habitat mereka dan membuat bangunan di atasnya. Itu tanah mereka dan mereka menginginkannya kembali,” tulis seorang netizen.

Dan yang lain sependapat, menulis: “Akhirnya, biarkan mereka mengambil hak milik mereka sendiri dan tanah yang sebenarnya milik mereka dan bukan manusia. Pekerjaan bagus dilakukan oleh Lord Ganesha.”

Yang lain ‘menyukai gambar’ tetapi menambahkan bahwa “gajah berhak melakukannya karena manusia telah merambah ruang mereka.”