upah.co.id – Tokopedia berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta memfasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan bagi pelaku UMKM di wilayah DKI Jakarta. Program kolaborasi ini menjadi salah satu inovasi untuk mendorong UMKM, khususnya di bidang makanan dan minuman agar naik kelas.

Dalam pelatihan yang digelar Sabtu (3/9) di Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat, Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Daerah Tokopedia, Emmiryzan mengungkap para pelaku UMKM mendapat berbagai materi di Pelatihan Keamanan Pangan ini. Khususnya soal cara produksi pangan dan olahan yang baik dan aman, mulai dari memilih bahan baku, proses produksi, proses penanganan produk akhir, hingga pelabelan.

Hal ini dilakukan untuk mendorong UMKM bisa mendapatkan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Sehingga, UMKM di DKI Jakarta dapat lebih mudah mengakses pembiayaan (perbankan) untuk pengembangan usaha, lebih mudah mengakses program bantuan dari pemerintah, serta memiliki kepastian atau perlindungan hukum terhadap usaha.

Emmiryzan mengatakan program ini sebelumnya juga sudah dilakukan di 2 kota lain, yakni Bandung dan Surabaya.

“Sebagai platform digital yang terus berkomitmen memajukan UMKM lokal dan mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhannya, Tokopedia terus berinovasi menghadirkan berbagai inisiatif dalam bentuk kolaborasi dengan pemerintah maupun dalam bentuk berbagai program-program dan kampanye yang sedang dan akan berjalan,” ungkap Emmiryzan dalam keterangan tertulis, Selasa (6/9/2022).

“Kami berharap melalui kegiatan sertifikasi keamanan pangan bersama Dinkes DKI Jakarta, Tokopedia dapat secara aktif mendukung serta menaikkan UMKM di DKI Jakarta,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, berbagai dukungan dari pemerintah maupun swasta terus digalakkan untuk UMKM yang menjadi salah satu penopang perekonomian nasional. Dukungan untuk UMKM lokal ini juga sekaligus menjadi bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang ditargetkan mendongkrak jumlah artisan Indonesia dari 11,7 juta menjadi 30 juta UMKM dan IKM pada tahun 2023.

Melansir situs Kementerian Perindustrian (Kemenperin), hingga akhir 2021 Gernas BBI telah menghasilkan 9,2 juta unit UMKM on boarding atau memiliki akun digital, dan 17,2 juta UMKM berhasil masuk ke dalam ekosistem digital. Tak hanya didorong untuk dapat beradaptasi dengan digitalisasi, UMKM dalam skala rumah tangga juga terus didorong untuk mendapatkan perizinan atas usaha yang dijalankan, salah satunya melalui izin Produksi Industri Rumah Tangga (P-IRT).

Dengan mendorong pelaku usaha memiliki izin P-IRT, lanjut Emmiryzan, pihaknya berupaya terus meningkatkan kapasitas pelaku UKM dalam memberikan hasil olahan produk yang baik bagi konsumen. Baik itu melalui kualitas produk maupun keamanannya.

Ia pun menegaskan Tokopedia secara konsisten akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong pelaku UMKM agar dapat bertumbuh dan memanfaatkan platform Tokopedia. Terutama melalui kampanye Yang Lokal Yang Juara demi mengedepankan produk lokal agar dapat menjadi raja di negeri sendiri.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Kepala Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Hari Sulistyono menilai pertumbuhan produsen pangan rumah tangga perlu dibarengi dengan upaya untuk mengatur standar kualitas dan keamanan produksi mereka.

“Semoga kolaborasi pemerintah dengan berbagai pihak seperti Tokopedia dalam mengadakan sertifikasi keamanan pangan terus berkembang,” pungkas Hari.